Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB
Ilustrasi Chatbot (Pexels.com/Airam Dato-on)
Baca 10 detik
  • Dekan Fakultas Psikologi UGM Rahmat Hidayat menyatakan AI berpotensi menggeser profesi psikolog di Semarang pada Jumat (22/8/2026).
  • Prof Dian Ratna Sawitri menilai kemampuan analisis abstrak dan pemahaman masalah psikologis mendalam tetap memerlukan peran manusia.
  • Fakultas Psikologi Undip membuka Program Profesi Psikolog bagi tiga puluh mahasiswa untuk menghadapi kompleksitas zaman.

Perubahan teknologi tersebut sekaligus mendorong perguruan tinggi menyesuaikan pendidikan psikologi dengan kebutuhan zaman.

Dalam momentum Dies Natalis ke-31, Fakultas Psikologi Undip untuk pertama kalinya membuka Program Profesi Psikolog sebagai pelengkap program sarjana dan magister yang selama ini telah berjalan.

Sebanyak 30 mahasiswa diterima sebagai angkatan pertama program profesi tersebut.

Dian mengatakan pengembangan pendidikan psikologi menjadi penting agar lulusan tidak hanya mampu memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi profesional untuk menghadapi persoalan manusia yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi.

Sementara itu, Rektor Undip Prof Suharnomo menilai Fakultas Psikologi, meski merupakan fakultas termuda di Undip, telah menunjukkan kiprah yang kuat melalui berbagai kerja sama dengan mitra.

Kerja sama tersebut mencakup industri, perguruan tinggi, hingga institusi seperti TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut.

Menurut Suharnomo, luasnya jejaring tersebut menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap profesionalitas Fakultas Psikologi Undip.

Load More