- Anak penjual bubur kacang bernama Rima berhasil lulus sebagai wisudawan terbaik Prodi KPI UIN Walisongo Semarang.
- Rima menyelesaikan kuliah dengan penuh perjuangan sambil bekerja sambilan dan menghadapi kondisi ayahnya yang sedang sakit.
- Skripsi Rima mengkaji strategi komunikasi Pondok Pesantren Sabilul Huda Brebes dalam meningkatkan citra positif lembaga pendidikan Islam.
Bagi Rima, skripsi itu bukan sekadar tiket untuk mendapatkan gelar sarjana. Ia berharap penelitiannya dapat memberikan manfaat lebih luas bagi lembaga pendidikan Islam.
Ia ingin hasil penelitiannya dapat menjadi referensi dalam membangun sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.
Kini, setelah melewati masa kuliah dengan segala keterbatasan dan persoalan keluarga, Rima memiliki mimpi baru.
Ia ingin terus mengembangkan kemampuan dan mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya, terutama di bidang komunikasi dan kehumasan.
Predikat wisudawan terbaik pun menjadi penutup dari perjalanan yang awalnya bahkan tidak berani ia bayangkan.
Dari keluarga sederhana, bekerja sambil kuliah, menghadapi ayah yang sakit, hingga akhirnya berdiri sebagai lulusan terbaik—Rima membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak selalu menjadi batas untuk meraih pendidikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi
-
BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba