Ronald Seger Prabowo
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:42 WIB
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur Dusun Bomo, Kelurahan Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (24/8/2026) dini hari. [Suara.com/istimewa]
Baca 10 detik
  • Mobil KIA Picanto mengalami rem blong dan terjun ke perkebunan warga di Karanganyar pada Senin dini hari.
  • Satu penumpang bernama Sumarni meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.
  • Polres Karanganyar masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut dan telah mengevakuasi kendaraan korban.

SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur Dusun Bomo, Kelurahan Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (24/8/2026) dini hari.

Sebuah mobil KIA Picanto bernomor polisi AE 1536 OY terjun ke perkebunan warga setelah diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Dalam peristiwa tersebut, satu penumpang bernama Sumarni (62) meninggal dunia. Sementara pengemudi Marno (52) dan dua penumpang lainnya, Sumarsih (49) serta Chealia Meisa Pratiwi (19), mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Razes Pernando Manurung mengatakan Sumarni mengalami luka berat di bagian kepala.

Marno dan Sumarsih mengalami luka di bagian kepala dan pinggang, sedangkan Chealia juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.

“Ketiganya dibawa ke RS dr Moewardi Solo untuk penanganan medis,” kata Razes saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Berdasarkan keterangan awal, mobil tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Saat memasuki jalur menurun dan tikungan, sistem pengereman kendaraan diduga tidak berfungsi sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Mobil kemudian melaju tak terkendali, keluar dari badan jalan, dan terperosok ke area perkebunan warga. Kendaraan dilaporkan masuk hingga sekitar 150 meter dari jalur utama.

Petugas bersama warga selanjutnya mengevakuasi pengemudi dan tiga penumpang dari lokasi kejadian. Seluruh korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar

Razes menambahkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu gangguan pada sistem pengereman kendaraan.

“Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal disebabkan sistem pengereman tidak berfungsi,” ujarnya.

Mobil yang mengalami kecelakaan telah dievakuasi dan diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Load More