Budi Arista Romadhoni
Selasa, 01 September 2026 | 19:15 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat memaparkan perencanaan dan program Pemerintah Provinsi Jateng pada penilaian tahap III dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Selasa, 1 September 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gubernur Ahmad Luthfi memaparkan konsep Trisula Pembangunan Jawa Tengah dalam PPD 2026 di Bappenas Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
  • Pemprov Jateng mencatat pertumbuhan ekonomi 5,80 persen pada semester I 2026 serta realisasi investasi Rp59,94 triliun.
  • Program kesehatan Dokter Spesialis Keliling telah menjangkau lebih dari 128 ribu sasaran di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, minimal hari ini kita sudah diundang untuk masuk tiga besar. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan di Jawa Tengah ini setidaknya mendapat apresiasi,” kata Sumarno.

Ia mengatakan, proses penilaian berlangsung dalam suasana diskusi. Tim penilai menggali berbagai program yang telah dilakukan Jawa Tengah sekaligus mempertanyakan dampaknya bagi masyarakat.

“Suasananya lebih banyak diskusi, karena teman-teman di panitia menanyakan apa yang sudah kita lakukan. Kalau diskusi biasanya yang dilihat adalah dampaknya, apa yang kita lakukan nanti dirasakan bersama,” ujarnya.

Menurut Sumarno, penghargaan akan menjadi tambahan motivasi bagi pemerintah daerah. Namun, substansi terpenting dari proses tersebut adalah memastikan pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Sebagai informasi, presentasi Tahap III PPD 2026 Jawa Tengah dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Ignasius Jonan, Djohermansyah Djohan, dan Restuardy Daud. Dalam tahap tersebut, Jawa Tengah bersaing di kelompok tiga besar provinsi bersama Jawa Barat dan DKI Jakarta. 

Load More