- Sebuah pohon setinggi 15 meter tiba-tiba roboh di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, pada Jumat (4/9/2026) siang.
- Insiden tanpa hujan maupun angin kencang tersebut menimpa dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas di lokasi kejadian.
- Akibat kejadian itu, dua korban meninggal dunia dan satu pengendara ojek online mengalami luka-luka.
SuaraJawaTengah.id - Tidak ada hujan. Angin kencang pun tidak berembus. Jalan Pandanaran, Kota Semarang, tetap ramai oleh kendaraan yang melintas menjelang siang.
Namun suasana itu mendadak berubah ketika sebuah pohon setinggi sekitar 15 meter tiba-tiba roboh ke badan jalan.
"Tiba-tiba bruk! Pohonnya tumbang!” kata Yusuf, salah seorang saksi, mengenang detik-detik pohon tumbang di depan RS Hermina Pandanaran, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.
Di bawah pohon itu, dua sepeda motor sedang melintas.
Satu Honda Beat bernomor polisi H 2401 ZA ditumpangi dua orang, Susiana (46) dan Christiawan Purbowo (50). Keduanya warga Kota Semarang.
Sementara satu motor lainnya, Honda Vario bernomor polisi H 3506 NX, dikendarai Ary Setiawan (44), warga Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, yang saat itu mengenakan jaket ojek online.
Dalam hitungan detik, perjalanan mereka berubah menjadi tragedi.
Pohon dengan dahan berukuran besar itu roboh hingga akarnya tercerabut dari tanah. Paving penutup di sekitar pangkal pohon ikut terangkat dan rusak.
Yusuf yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berlari menuju tempat kejadian.
Baca Juga: BUMDes Jadi Ujung Tombak Pajak Kendaraan, UPPD Pemalang Dekatkan Layanan hingga Desa
Ia melihat dua pemotor yang tertimpa pohon. Dua orang yang berboncengan menjadi korban paling parah setelah tertimpa dahan besar.
“Yang berboncengan langsung geletak, tidak bergerak kena dahan patah yang besar. Yang ojeknya masih gerak-gerak,” ujarnya.
Warga dan sejumlah relawan kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Situasi di sekitar lokasi pun seketika dipenuhi orang yang berusaha mengevakuasi para korban dari bawah pohon.
Tim medis juga datang menggunakan ambulans. Lokasi kejadian yang berada tepat di depan RS Hermina Pandanaran membuat proses penanganan korban luka dapat segera dilakukan.
Namun nyawa Susiana dan Christiawan tidak tertolong.
Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUP dr Kariadi untuk penanganan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026