- Polda Jateng menangani 722 kasus kekerasan perempuan dan anak serta perdagangan orang selama Januari hingga Agustus 2026.
- Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak mendominasi dengan 188 laporan atau sekitar 26 persen dari total perkara.
- Polrestabes Semarang mencatatkan jumlah penanganan perkara tertinggi di Jawa Tengah dengan total 60 kasus tercatat.
“Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar selain penegakan hukum, hak dan kebutuhan korban tetap mendapatkan perhatian,” ujar Nunuk.
Masyarakat Diminta Berani Melapor
Besarnya jumlah perkara yang ditangani membuat upaya pencegahan dan keberanian masyarakat untuk melapor menjadi penting.
Nunuk mengajak masyarakat tidak menutup mata apabila mengetahui adanya kekerasan terhadap perempuan maupun anak.
“Kami mengajak masyarakat berani melapor bila mengalami atau mengetahui ada kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.
Menurut dia, perlindungan terhadap kelompok rentan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum.
Diperlukan keterlibatan masyarakat, keluarga, lingkungan, serta instansi terkait untuk mencegah kekerasan sekaligus memastikan korban mendapatkan perlindungan.
Data 722 perkara sepanjang delapan bulan 2026, dengan 188 kasus dugaan persetubuhan terhadap anak, menjadi gambaran bahwa persoalan kekerasan terhadap kelompok rentan masih membutuhkan perhatian serius di Jawa Tengah.
Kepolisian pun mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, berani bersuara, dan segera melaporkan dugaan kekerasan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman