- Komisi Yudisial menggelar seminar di Solo pada Rabu, 23 September 2026, untuk mendorong penguatan kewenangan kelembagaannya.
- Ketua KY Abdul Chair Ramadhan mengusulkan revisi undang-undang guna memperkuat pengawasan perilaku hakim dan independensi peradilan.
- Seminar tersebut turut melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan dari lebih dari 100 perguruan tinggi di Pulau Jawa.
Ia juga menyampaikan pandangan bahwa KY perlu memiliki kewenangan dalam pengawasan terhadap hakim konstitusi. Dalam konteks ini, ia menyinggung mekanisme Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang melibatkan unsur Komisioner KY, hakim konstitusi, dan akademisi hukum.
Libatkan Akademisi dan Tokoh Masyarakat
Seminar tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ketua Bidang Rekrutmen KY Prof. Dr. Andi Muhammad Asrun, S.H., M.H., Ketua Baleg DPR Dr. Bob Hasan, S.H., M.H., Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus mantan Ketua KY Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.H., Ketua Komisi Hukum dan HAM DPP Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H., serta tokoh agama Habib Ali Bin Abubakar Al-Attas, S.H., M.H.
Raja Keraton Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwana XIII Purbaya, turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan terhadap nilai-nilai luhur adat dan istiadat sebagai salah satu penguat penerapan etika.
Hadir pula Pengageng Sasana Wilalapa Gusti Kanjeng Ratu Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat beserta pendamping serta perwakilan MUI daerah.
Seminar Zona I KY melibatkan lebih dari 100 perguruan tinggi di Pulau Jawa yang telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Komisi Yudisial, khususnya para dekan fakultas hukum.
Kegiatan serupa selanjutnya direncanakan digelar di Makassar dan Palembang. Tiga zona tersebut menjadi bagian dari rangkaian diskusi KY mengenai penguatan kewenangan dan kelembagaan dalam sistem kekuasaan kehakiman di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera
-
Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan
-
8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda
-
Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya
-
Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh