- Polresta Solo mengamankan dua pria berinisial MD dan S karena diduga mencopet sembilan handphone jamaah Haul Solo pada Jumat (2/10/2026).
- Pelaku memanfaatkan kerumunan padat di kawasan Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, untuk mengambil handphone korban tanpa disadari.
- Polisi masih memburu empat orang rekan pelaku yang melarikan diri dari penginapan di wilayah Sangkrah, Solo.
Mereka disebut berangkat bersama dari Surabaya menuju Kota Surakarta dengan alasan menghadiri keramaian rangkaian kegiatan haul.
Setibanya di Solo, kelompok tersebut menyewa penginapan di wilayah Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.
Yang mengejutkan, berdasarkan keterangan sementara MD kepada penyidik, dirinya mengaku telah berkecimpung dalam aksi pencopetan selama hampir 30 tahun, atau sejak setelah menikah.
MD juga mengaku baru kali ini tertangkap dalam aksi pencopetan.
Polisi kini mendalami pengakuan tersebut, termasuk dugaan pola kelompok dalam memilih lokasi dan sasaran.
Menurut keterangan sementara MD, kelompok tersebut diduga menyasar kegiatan pengajian, haul, dan kegiatan keagamaan lainnya yang menghadirkan konsentrasi massa dalam jumlah besar.
Kerumunan jamaah menjadi celah. Ketika orang saling berdesakan, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mengambil barang berharga, terutama handphone, dari saku atau tempat penyimpanan yang mudah dijangkau tanpa disadari pemiliknya.
Kepada penyidik, MD juga menyebut motif aksi tersebut diduga berkaitan dengan kebutuhan ekonomi.
Polisi masih memburu jejak empat orang lain yang menurut pengakuan MD merupakan bagian dari kelompok tersebut.
Baca Juga: Suami-Istri Kompak Pelaku Pencurian Kambing, Dijual Lewat COD Berujung Apes
Saat MD dan S diamankan, keempat orang lainnya tidak ditemukan.
Petugas kemudian mendatangi penginapan di wilayah Sangkrah yang disebut digunakan kelompok tersebut selama berada di Solo. Namun, keempat orang itu sudah tidak berada di lokasi.
Polisi menduga mereka meninggalkan penginapan setelah mengetahui MD dan S diamankan.
Satreskrim Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan keempat orang tersebut sekaligus mendalami peran masing-masing dalam dugaan tindak pidana pencurian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Copet Lintas Daerah Diduga Buru Kerumunan Jamaah Haul Solo, Dua Pria Dibekuk Polisi
-
BRI-KPK Siapkan Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global
-
Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas
-
Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas