- Anik Sugiarti, pemilik SRC Stronik Cell di Semarang, sukses menjadi Agen BRILink sejak tahun 2017.
- Anik berhasil menggagalkan aksi penipuan berkedok polisi yang hampir merugikan seorang nasabah toko miliknya.
- Usahanya kini melayani sekitar 600 transaksi per bulan, memberikan kemudahan finansial bagi warga sekitar Semarang.
SuaraJawaTengah.id - Menjalankan usaha bukan sekadar tentang mencari keuntungan. Bagi Anik Sugiarti, pemilik SRC Stronik Cell sekaligus Agen BRILink di kawasan Jangli, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, usahanya juga menjadi kesempatan untuk membantu masyarakat. Bahkan, ia pernah menyelamatkan seorang nasabah yang hampir kehilangan uang akibat penipuan dengan modus mengatasnamakan polisi.
Kisah tersebut menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama Anik menjalankan usaha Agen BRILink. Hampir sembilan tahun menjadi agen, ia tidak hanya melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan rasa aman kepada para pelanggan.
Perjalanan usaha Anik sendiri dimulai sejak 2012. Awalnya, ia menekuni bisnis konter pulsa sebelum akhirnya mengembangkan usaha toko sembako di rumah pada 2017.
Pada tahun yang sama, Anik mulai berkolaborasi dengan layanan BRILink. Ketertarikannya menjadi agen bermula ketika salah seorang pelanggan yang ternyata merupakan Mantri BRI menawarkan kesempatan untuk bergabung sebagai Agen BRILink.
Saat itu, Anik melihat peluang cukup besar karena belum terdapat Agen BRILink di kawasan Jatingaleh dan sekitarnya. Keberadaan toko sembako yang sudah dijalankannya juga menjadi keuntungan tersendiri karena pelanggan bisa berbelanja sekaligus melakukan transaksi perbankan.
"Ketika saya ditawari menjadi agen, ternyata di Jatingaleh belum ada Agen BRILink sama sekali. Sehingga saya tertarik karena potensi sekitar sangat bagus, didukung dengan adanya toko sembako di rumah. Jadi, sambil berbelanja bisa sambil bertransaksi," cerita Anik.
Dari usaha yang awalnya hanya berupa konter pulsa, kini Anik mampu mengembangkan SRC Stronik Cell menjadi tempat masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan.
Gagalkan Penipuan, Dibalas Satu Karung Rambutan
Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Anik terjadi ketika seorang nasabah datang berulang kali untuk melakukan transfer uang kepada anaknya yang sedang berada di pondok pesantren.
Baca Juga: Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
Namun, setelah memperhatikan pola transaksi dan tujuan pengiriman uang, Anik mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres.
Nasabah tersebut ternyata sedang berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku sebagai polisi dan meminta sejumlah uang. Anik kemudian memutuskan untuk tidak melanjutkan transaksi hingga tiga kali.
Kecurigaannya semakin kuat ketika dalam komunikasi tersebut terdengar suara sirene polisi. Pelaku meminta uang sebesar Rp2 juta kepada nasabah.
Anik kemudian mengambil inisiatif untuk mengonfirmasi kembali dan menjelaskan kepada nasabah bahwa permintaan uang tersebut merupakan modus penipuan yang mengatasnamakan aparat kepolisian.
Berkat kewaspadaannya, transaksi tersebut akhirnya tidak dilanjutkan sehingga nasabah terhindar dari potensi kerugian.
Pengalaman itu ternyata meninggalkan kesan mendalam. Sebagai bentuk rasa terima kasih, nasabah tersebut datang kembali pada sore harinya dengan membawa satu karung rambutan untuk Anik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
-
Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'
Terkini
-
Hampir 9 Tahun Jadi Agen BRILink, Anik Selamatkan Nasabah dari Penipuan
-
Jelang Nataru, Gubernur Jateng Minta Polisi dan Jaksa Awasi Permainan Harga Pangan
-
Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup
-
Biaya Giling Padi Bisa Hemat 60 Persen, Pemprov Jateng Perluas Elektrifikasi Penggilingan
-
Anak Rentan jadi Target Utama Perekrutan Kelompok Radikal di Ruang Digital