Buat Heboh Puasa, Wanita Misterius Copot Jilbab Berendam Lama di Kali

Agung Sandy Lesmana
Buat Heboh Puasa, Wanita Misterius Copot Jilbab Berendam Lama di Kali
Wanita tak dikenal berendam di Kali Lunyu, Klaten, Jateng. (istimewa)

Melihat aksi wanita tersebut, warga setempat berdatangan dan meneriaki wanita yang diperkirakan berumur 35 tahun itu untuk segera naik ke daratan.

Suara.com - Warga di Kampung Losmenan, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Jawa Tengah dihebohkan dengan sesosok wanita misterius yang beredam di Kali Lunyu saat hari puasa ketiga pada Rabu (8/5/2019) kemarin.

Wanita diduga mengalami gangguan jiwa itu beredam lama di sungai yang memiliki arus yan deras. Wanita itu hanya berdiam diri dan duduk bersila membiarkan seluruh tubuhnya basah kuyup. Kedalaman air di sungai itu sekitar 1 meter.

“Awalnya yang tahu itu justru anak-anak yang bermain. Mereka melihat wanita tersebut turun ke sungai melalui sisi jembatan,” kata warga bernama Dirin, 70, sekitar lokasi.

Dirin mengatakan wanita tersebut awalnya mengenakan jilbab. Ia lantas melepas jilbabnya setelah basah kuyup. Selama berendam, wanita itu tak mengucapkan sepatah kata pun.

Melihat aksi wanita tersebut, warga setempat berdatangan dan meneriaki wanita yang diperkirakan berumur 35 tahun itu untuk segera naik ke daratan.

“Saya sampai tiga kali mengingatkan. Warga lainnya juga memperingatkan dengan berkata , Mbak munggaho ndak masuk angin. [Segera naik dari sungai karena khawatir masuk angin],” kata Dirin menirukan teriakan warga seperti diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, Kamis (9/5/2019).

Peringatan tersebut masih tak mempan untuk memperingatkan wanita tersebut segera mentas. Hingga sejumlah warga kembali meneriaki sembari mendekati lokasi tempat wanita itu berendam.

Ketika ada warga yang mengancam mengambil perhiasannya, wanita tersebut bergegas mengenakan jilbab dan naik ke darat. Dirin menjelaskan warga sudah berusaha memberikan pakaian dan mengajak wanita tersebut bercakap-cakap.

Namun, wanita itu menggelengkan kepala menolak pakaian pengganti pemberian warga dan tetap diam. Wanita tersebut lantas berjalan kaki meninggalkan lokasi dengan kondisi pakaian dan tubuhnya basah kuyup.

Dirin dan warga lainnya di sekitar lokasi mengaku selama ini tak pernah melihat aktivitas wanita tersebut di lokasi itu. Warga menduga wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

“Kami tidak tahu asalnya dari mana. Setelah itu ia berjalan ke arah selatan dan kami tidak tahu arahnya ke mana,” ungkapnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS