"Evakuasi lancar, operasional bongkar muat di dermaga diharapkan kembali berjalan normal, sehingga TPKS tetap bisa melayani para pengguna jasa logistik, mengingat pentingnya TPKS sebagai gerbang ekspor impor utama para pengusaha di kawasan Jawa Tengah dan sekitarnya," terangnya.
Dugaan sementara, dari informasi di lapangan jika kapal berbendera Panama berbobot mati 21.519 ton dan panjang 160 meter, diduga akibat tali assist tug putus.
"Sepertinya tali assist tug boat yang menuntun kapal putus. Sehingga kapal menjadi tidak terkendali kemudian menabrak struktur crane dan berhenti setelah menabrak KM Ceria 8," tutur petugas di lapangan yang enggan disebut namanya.
Kontributor : Adam Iyasa
Baca Juga:Komisi V: Negara Bisa Rugi Jika Sengketa Pelabuhan Marunda Tak Diselesaikan