4 Pekerja Galangan Kapal Tewas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Bangun Santoso
4 Pekerja Galangan Kapal Tewas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Ilustrasi pekerja galangan kapal di Muara Angke, di Jakarta, Selasa (9/11).

Keempat pekerja galangan kapal itu diduga tewas akibat menghirup gas beracun

Suara.com - Empat pekerja yang sedang memperbaiki kapal tongkang Zulkifli 2 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah meninggal dunia pada Senin (29/7) dini hari saat bekerja setelah diduga akibat menghirup gas beracun.

Kepala Badan SAR Nasional Jawa Tengah, Aria Sofingi, membenarkan tewasnya empat pekerja perusahaan doking kapal PT Kodja Bahari tersebut.

Menurut dia, keempat jenazah korban yang berada di ruang palka kapal langsung dievakuasi dan bermula ketika keempat pekerja tersebut mulai bekerja sejak Minggu siang (28/7).

"Sampai sore hari ternyata tidak ada kabar dari keempat orang tersebut," katanya seperti dilansir Antara.

Mandor pekerja, kata dia, kemudian memerintahkan para pegawai yang lain untuk mencari.

"Ketika dicari di ruang palka, empat pekerja ini sudah dalam kondisi tergeletak," ujar dia.

Aris belum bisa menjelaslan asal gas beracun yang menewaskan keempat pekerja tersebut.

Tim evakuasi, juga harus menggunakan alat bantu napas untuk mengevakuasi korban yang berada di ruang palka dengan kedalam 5 meter itu.

Adapun identitas keempat korban tewas tersebut masing-masing Mardjiono warga Bekasi, Jawa Barat, serta Lamani, Nur Huda dan Jadi masing-masong warga Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS