Indeks Terpopuler News Lifestyle

Fakta Baru Kasus Mutilasi Banyumas: Deni Bakar Pakaian Korban di Kampungnya

Chandra Iswinarno Selasa, 30 Juli 2019 | 17:50 WIB

Fakta Baru Kasus Mutilasi Banyumas: Deni Bakar Pakaian Korban di Kampungnya
Lapangan Pritgandil, Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara menjadi lokasi pembakaran pakaian oleh tersangka Deni untuk menghilangkan jejak. [Suara.com/Teguh Lumbiria]

Saat itu, pakaian korban sudah dikemas oleh Deni dan dimasukkan ke dalam kardus.

SuaraJawaTengah.id - Dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dengan cara memutilasi dan membakar potongan tubuh yang dilakukan tersangka Deni Priyanto (37) Warg Desa Gumelem Wetan Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kepolisian mendapatkan adanya fakta baru.

Kepada awak media, Kanit Reskrim III Polres Banyumas Ipda Rizky Adhiansyah Wicaksono mengemukakan, Deni sempat menghilangkan jejak pakaian dan aksesoris milik korban yang digunakan korban saat dibunuh. Saat itu, pakaian korban sudah dikemas oleh Deni dan dimasukkan ke dalam kardus.

Usaha menghilangkan bukti pakaian korban itu dengan cara dibuang dan dibakar di kampungnya sendiri. Tepatnya di Lapangan Pritgandil, Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

"Fakta barunya itu, di Lapangan Pritgandil. Tersangka membuang dan membakar pakaian korban dan pakaian tersangka yang digunakan pada saat membunuh,” katanya pada Selasa (30/7/2019).

Di lokasi tersebut, Deni juga membuang selimut dan kain pel yang dipakai untuk mengelap bercak darah usai pembunuhan. Pembakaran pakaian dilakukan saat Deni baru datang dari Bandung. Saat itu, ia belum sampai ke rumah.

“(Setelah itu) terus kemudian pulang ke rumah. Setelah itu ke Watuagung (Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas),” kata dia.

Sementara saat dikonfirmasi mengenai hasil tes psikologis Deni, Rizky mengatakan belum resmi dikeluarkan.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis oleh tim dari Polri yang nantinya akan disahkan,” katanya.

Namun demikian, dari informasi secara lisan yang diperoleh Satreskrim Polres Banyumas, kondisi kejiwaan Deni diketahui dalam kondisi tidak terganggu.

“Sementara hasil psikologisnya memang belum keluar tapi hasil komunikasi kita dengan tim psikologisnya, kognitifnya (Deni) bagus kemudian keadaan jiwa dari tersangka normal,” kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait