Indeks Terpopuler News Lifestyle

Jadi Buronan KPK, Jaksa Satriawan Dikenal Baik dan Suka Memberi

Bangun Santoso Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:34 WIB

Jadi Buronan KPK, Jaksa Satriawan Dikenal Baik dan Suka Memberi
Kondisi rumah jaksa Satriawan yang jadi buronan KPK. (Suara.com/Ari Purnomo)

Oleh para tetangganya jaksa Satriawan dikenal baik dan suka memberi saat diminta sumbangan untuk kampung

SuaraJawaTengah.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menangkap seorang jaksa di Kejari Solo bernama Eka Safitra dalam operasi tangkap tangan (OTT). Sementara, saat ini KPK masih memburu seorang jaksa lain yang diketahui bernama Satriawan Sulaksono.

Diketahui, dua jaksa itu selama ini tinggal di wilayah Jebres dan Gedongan, Karanganyar. Suara.com pun menelusuri rumah yang selama ini dihuni oleh jaksa yang diduga terlibat dalam kasus yang tengah ditangani KPK tersebut.

Pertama, Suara.com mencari keberadaan rumah jaksa Eka Safitra. Dari informasi yang didapatkan, diketahui bahwa rumah Eka berada di Gang Kepuh, RT 02 RW 8, Petoran, Jebres, Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Kondisi pintu rumah tertutup. Ada bendera merah putih yang terpasang di pagar. Namun mesin AC yang dipasang di depan rumah terlihat hidup.

Rumah tersebut merupakan milik warga yang diketahui bernama Tarto. Menurut keterangan tetangga Eka, Supriyadi (37), Eka tinggal di rumah kontrakan belum ada setahun.

"Ya kurang lebih enam bulan, belum ada satu tahun. Kalau pekerjaannya pak Eka saya kurang tahu, kalau istrinya seorang dokter," katanya kepada Suara.com, Rabu (21/8/2019).

Menurut Supriyadi, Eka dan istrinya juga jarang bersosialisasi dengan warga. Kesibukan keduanya membuat Eka dan sang istri jarang terlihat di rumah.

"Jarang bertemu juga, jadi tidak begitu tahu bagaimana kesehariannya," katanya.

Sementara itu, rumah Satriawan berlokasi di Tanon Lor RT 03 RW 2, Gedongan, Karanganyar. Rumah bercat abu-abu itu berada di pojok perempatan kampung. Saat ini, rumah yang baru dihuni lebih kurang tiga tahun itu ditempati oleh sang istri, dua anaknya dan seorang pembantu.

Ketua RT setempat mengatakan, selama ini Satriawan memiliki perilaku yang cukup bagus di masyarakat. Terlebih saat dimintai sumbangan dari kampung juga sering memberi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait