Pimpin Salat, Imam Masjid Syok Ada Ular Kobra di Balik Sajadah

Agung Sandy Lesmana
Pimpin Salat, Imam Masjid Syok Ada Ular Kobra di Balik Sajadah
Warga menangkap ular sendok jawa atau kobra jawa (Naja sputatrix) di Perum Tata Lestari, Kecamatan Singaparna, kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (16/12). [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]

"...Kemudian saat membersihkan karpet ditemukan lagi dua ular di setiap gulungan karpet."

SuaraJawaTengah.id - Masjid At Taqwa di Perum Griya Adi Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah sempat diteror puluhan anak ular kobra pada Selasa (17/12/2019) lalu.

Kemunculan puluhan ular kobra ini, membuat masyarakat berbondong-bondong datang ke masjid untuk menangkap binatang berbisa tersebut.

Ketua RT 001, RW 027, Perum Griya Adi Desa Palur, Amin Wahyu Setyadi seperti dikutip dari Solopos.com--jaringan-- Suara.com, Kamis (19/12/2019) menyampaikan, ular kobra kali pertama ditemukan saat jemaah masjid At Taqwa hendak melaksanakan Salat Asar

Saat itu, kata Amin, ular kobra berukuran kecil mendadak muncul ketika sang imam membuka sajadah. Sontak jemaah yang mengetahui langsung memburu ular tersebut.

"Satu ular kobra yang ditemukan langsung dibunuh oleh warga. Kemudian saat membersihkan karpet ditemukan lagi dua ular di setiap gulungan karpet," kata dia kepada Solopos.com.

Total ada enam ekor ular jenis kobra yang berhasil ditangkap dan dibunuh oleh warga. Teror ular tak lantas berhenti di situ.

Dia menuturkan setiap hendak salat, jemaah menemukan lagi ular dengan jenis yang sama. Merasa diteror ular kobra, warga akhirnya meminta bantuan komunitas pencinta hewan Exotic Animal Lovers (Exalos) Indonesia wilayah Soloraya.

"Hampir sepekan warga diteror ular kobra sampai akhirnya kami meminta bantuan komunitas pencinta ular," kata dia.

Anak ular Kobra di Jakarta Barat. (Suara.com/Yasir)
Anak ular Kobra di Jakarta Barat. (Suara.com/Yasir)

Pembina Exolus Indonesia wilayah Soloraya Janu Wahyu Widodo mengatakan berhasil menemukan puluhan anak ular kobra di lingkungan masjid At Taqwa. Sarang anak ular kobra ini berada di bagian mesin pompa air di gudang dekat mimbar imam.

"Saya langsung meminta takmir masjid menutup bagian lubang di gudang tempat penyimpanan karpet masjid. Di sana ditemukan puluhan anakan ular kobra yang usianya masih belasan hari," katanya.

Puluhan anak ular kobra ini kemudian diamankan. Setidaknya ada 46 ekor ular kobra yang berhasil ditangkap.

Di antaranya 23 ekor anakan ular kobra di Masjid At Taqwa, sembilan ular kobra di RS Orthopedi, satu ular kobra di Desa Laban, satu ular kobra di salah satu apotik di Solo Baru dan tujuh ular di salah satu rumah di wilayah Grogol.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai teror ular selama penghujan ini. Warga diminta meningkatkan kebersihan lingkungan dengan tidak menumpuk barang-barang bekas.

"Jika menemukan ular diharapkan hubungi kami untuk dilakukan evakuasi," katanya.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan sejak Januari-Desember 2019 sudah menangkap puluhan ekor ular di berbagai tempat di Sukoharjo. Namun, dia mengatakan ular yang ditemukan petugas mayoritas berjenis piton.

Ular tersebut ditangkap setelah dikeluhkan warga dan dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Dalam laporannya ular piton tersebut memangsa ternak milik warga seperti ayam dan bebek.

Penangkapan juga dilakukan untuk mengamankan warga dari hal-hal tidak diinginkan.

"Pada musim hujan seperti sekarang kami imbau masyarakat lebih waspada akan ancaman ular,” ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS