Indeks Terpopuler News Lifestyle

Gunung Lawu Dilanda Badai, Jalur Pendakian Cemoro Kandang Ditutup Sementara

Chandra Iswinarno Jum'at, 03 Januari 2020 | 22:25 WIB

Gunung Lawu Dilanda Badai, Jalur Pendakian Cemoro Kandang Ditutup Sementara
Ilustrasi Gunung Lawu. [Antara]

Dari keterangan yang diperoleh anggota Anak Gunung Lawu, kondisi cuaca di jalur pendakian Cemoro Kandang masih terjadi badai hingga Pukul 14.50 WIB.

SuaraJawaTengah.id - Pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang dan Cetho di Kabupaten Karanganyar untuk sementara waktu ditutup menyusul cuaca buruk berupa badai, hujan dan kabut tebal di kawasan tersebut.

Dari keterangan yang diperoleh anggota Anak Gunung Lawu, kondisi cuaca di jalur pendakian Cemoro Kandang masih terjadi badai hingga Pukul 14.50 WIB. Kondisi tersebut bahkan belum berubah sejak Kamis (2/1/2020) malam.

“Untuk kondisi cuaca hingga saat ini masih belum membaik. Makanya jalur pendakian masih ditutup sementara waktu hingga menunggu cuaca membaik kembali. Masih gerimis dan angin kencang. Kabut juga sangat tebal. Memang sudah sejak kemarin malam (Kamis, 2/1/2020) seperti ini kondisinya,” ujar anggota AGL Best kepada Solopos.com-jaringan Suara.com pada Jumat (3/1/2020).

Menurutnya kabut tebal membatasi jarak pandang sekitar 10 meter.

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nardi mengatakan pihaknya belum menetapkan penutupan jalur secara total pada Jumat.

Namun, pihaknya hanya memberhentikan sementara pendaki yang akan naik ke Gunung Lawu ketika cuaca dinyatakan memburuk sejak pukul 10.00 WIB. Meski begitu, kekinian masih ada pendaki yang masih berada di atas.

“Sebenarnya statusnya belum ditutup total. Ini sifatnya tentatif. Kalau cuaca membaik kami buka lagi jalur pendakiannya. Kami saat ini masih memantau kondisi cuacanya. Sementara masih ada yang di atas dan yang akan masuk untuk naik sekitar 30 orang hingga 45 orang tapi kami setop dulu,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya menerapkan deadline menunggu kondisi cuaca hingga pukul 20.00 WIB sebelum secara resmi membuat surat laporan resmi penutupan jalur pendakian.

Sedangkan untuk para pendaki yang masih berada di atas, relawan sudah disiapkan di beberapa pos untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan.

“Nanti kami lihat dulu cuacanya hingga pukul 20.00 WIB. Kalau masih buruk cuacanya baru saya akan buat laporan resminya. Sementara waktu kami tunggu dulu karena cuaca memang tidak bisa diprediksi. Untuk yang masih di atas tidak usah khawatir karena sudah ada petugas dan relawan yang berjaga untuk membantu dan ikut mengawasi pendaki dan perkembangan cuaca,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait