Indeks Terpopuler News Lifestyle

Terungkap! Warga Sukoharjo Tertular Virus Corona saat Acara Outbound

Pebriansyah Ariefana Senin, 23 Maret 2020 | 18:31 WIB

Terungkap! Warga Sukoharjo Tertular Virus Corona saat Acara Outbound
Pasien diduga terinfeksi virus corona keluar dari ruang IGD Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang. (ist)

Kegiatan itu dilakukan di sebuah objek wisata lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, 11-12 Maret lalu.

SuaraJawaTengah.id - Warga Sukoharjo positif virus corona (Covid-19) ternyata karena tertular virus corona saat acara outbound perusahaanya. Dia dinyatakan positif virus corona, Minggu (22/3/2020) kemarin.

Dia ternyata pernah menjalin kontak fisik dengan pasien lain yang juga berstatus positif corona.

Warga Sukoharjo yang positif corona itu berjenis kelamin laki-laki. Saat ini, ia menjalani isolasi di RSUD Dr. Moewardi Solo. Ia diduga terinfeksi Covid-19 dari rekannya yang juga dinyatakan positif. Rekannya itu saat ini menjalani perawatan di RSUD Margono Banyumas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah (Jateng), Yulianto Prabowo, menyebut kedua pasien itu diketahui telah menjalin kontak fisik. Informasi yang dihimpun, kedua pasien itu merupakan karyawan perusahaan kenamaan yang bergerak di bidang pembiayaan atau kredit.

Kedua pasien itu bertemu atau menjalin kontak saat mengikuti acara outbound atau gathering yang digelar perusahaannya. Kegiatan itu dilakukan di sebuah objek wisata lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, 11-12 Maret lalu.

“Iya, keduanya ada berhubungan di acara itu. Saat ini kami terus melakukan tracking untuk mengetahui apakah hanya dua orang itu yang terinfeksi, atau masih ada yang lain,” ujar Yulianto saat dijumpai di kantornya, Senin (23/3/2020).

Yulianto mengaku pihaknya sudah memegang daftar peserta outbound perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan atau perkreditan itu.

“Kita sudah tahu kontak-kontaknya. Kita sudah tahu siapa saja yang menjalin kontak dengan pasien positif itu, baik kontak dekat maupun kontak sosial. Sudah diawasi dan kita tetapkan sebagai ODP [orang dalam pemantauan,” terang Yulianto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait