Sederet Alasan Dedy Yon Putuskan Lockdown Kota Tegal

Tak tanggung-tanggung Dedy melakukan karantina lokal atau lockdown Kota Tegal selama kurang lebih 4 bulan dari 30 Maret hingga 31 Juli 2020

Bangun Santoso
Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:12 WIB
Sederet Alasan Dedy Yon Putuskan Lockdown Kota Tegal
Tangkapan layar jumpa pers yang dilakukan oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono terkait pasien positif covid-19 di Tegal, Jawa Tengah. [Youtube—Odhay Official]

“Hasil pemeriksaan swab yang pertama negatif dan hasil kedua pada tanggal 24 Maret 2020 positif didiagnosis terkena virus korona," ujarnya.

Saat ini, pasien sudah berada di ruang isolasi RSUD Kardinah Tegal. Pasien dalam keadaan stabil dan tidak mengalami demam maupun sesak nafas.

Pihaknya sudah mengonfirmasi dengan pihak PT KAI terkait nama-nama penumpang di gerbong yang sama dengan pasien.

“Nanti kita akan informasikan kepada provinsi harus dilacak, kita harapkan dikarantina terlebih dahulu,” kata Dedy

Baca Juga:Lockdown 4 Bulan, Wali Kota Tegal: Seluruh Perbatasan Ditutup MBC Beton

Kota Darurat Corona

Penanganan pasien virus corona. (Antara)
Penanganan pasien virus corona. (Antara)

Setelah memiliki pasien positif Covid-19, Dedy menyatakan Kota Tegal menjadi kota darurat. Pemkot Tegal akan melakukan fully local lockdown untuk mengurangi penyebaran covid-19.

Local lockdown tersebut akan dilakukan mulai 30 Maret sampai 31 Juli 2020 mendatang atau selama kurang lebih 4 bulan.

“Seluruh perbatasan akan kita tutup, tidak lagi menggunakan water barrier tetapi MBC beton untuk memagar pintu-pintu masuk,” ucap Dedy Yon.

Ia menambahkan, pihaknya hanya membuka jalur provinsi dan nasional.

Baca Juga:Jadi Kota Pertama di Indonesia, Tegal Lockdown Selama 4 Bulan

“Itu beratnya MBC beton kurang lebih dua ton, jadi warga tidak akan menggeser,” kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini