Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Asisten Rumah Tangga Bupati Boyolali Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Chandra Iswinarno Senin, 03 Agustus 2020 | 19:11 WIB

Asisten Rumah Tangga Bupati Boyolali Terkonfirmasi Positif Virus Corona
Bupati Kabupaten Boyolali Seno Samodro. (dok pribadi)

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan Ratri S Survivalina menyatakan keluarga Bupati Boyolali hingga saat ini masih sehat.

SuaraJawaTengah.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyatakan asisten rumah tangga (ART) Bupati Boyolali Seno Samodro terkonfirmasi positif Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan berdasar pada hasil tracing atau pelacakan persebaran Virus Corona yang dilakukan dinas tersebut.

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan Ratri S Survivalina menyatakan keluarga Bupati Boyolali hingga saat ini masih sehat.

Ratri menjelaskan, pihaknya melakukan pelacakan persebaran Covid-19 juga dilakukan di lingkungan pejabat, termasuk pada keluarga Bupati Boyolali.

"Untuk pengamanan pejabat tinggi di kabupaten, beberapa waktu lalu kami lakukan tes swab, termasuk lingkungan terdekatnya. Memang ditemukan satu yang positif. Tapi bukan dari unsur pejabat, dia merupakan pembantu [di rumah Bupati Boyolali]," kata Ratri seperti dilansir Solopos.com-jaringan Suara.com pada Senin (3/8/2020).

Lebih lanjut, dia menyebutkan terkonfirmasi positifnya ART Bupati Boyolali tersebut membukukannya sebagai kasus 217 dan terkonfirmasi pada Jumat (31/7/2020).

Sesuai informasi yang diunggah di akun Instagram @pemkab_boyolali, kasus 217 berinisial DLM, dari Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali.

"Saat ini yang positif sudah dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19. Untuk pejabat, anggota keluarga, termasuk Bapak Bupati sendiri, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, semuanya negatif," lanjut dia.

Lebih lanjut, Ratri mengatakan tujuan pelacakan persebaran Covid-19 di lingkungan Bupati dan pejabat Boyolali untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

"Beliau [pejabat] yang sering berhadapan dengan masyarakat pun ada kemungkinan tertular karena pekerjaannya sebagai pejabat publik, maka kami lakukan pemeriksaan. Tujuannya untuk memberi rasa aman bagi para pejabat, termasuk bagi masyarakat yang perlu berkomunikasi dengan beliau," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait