Kisah Haru, 30 Tahun Hidup di Tenda, Mbah Sriah Tidak Mau Pindah

Mbah Sriah, lansia yang hidup sebatang kara ini menolak dipindahkan ke tempat yang lebih layak, hal itu ia lakukan demi empat kucing yang selalu menemaninya

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 09 September 2020 | 12:50 WIB
Kisah Haru, 30 Tahun Hidup di Tenda, Mbah Sriah Tidak Mau Pindah
Mbah Sriah saat ditemui di rumahnya (suara.com/Dadi Yusuf) 

SuaraJawaTengah.id - Mbah Sriah (75) warga Purwodinatan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang rela membagi makanannya dengan empat kucing yang ia namai Apik, Manis, Sireng dan Penting. 

Untuk menghidupi empat kucing itu, Mbah Sriah rela menjadi pemulung meski umurnya tak lagi muda. Hidup Mbah Sriah benar-benar memperihatinkan. Kaki Mbah Sriah tak lagi bisa berjalan. 

Ia hanya bisa ngesot untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Meski begitu, Mbah Sriah nampak riang. Tak sedikitpun raut mukanya menunjukan kesedihan. 

Dalam sehari Mbah Sriah bisa mendapatkan uang Rp30 ribu hingga Rp50 ribu dari hasil memulung. Sementara dalam sehari Mbah Sriah menghabiskan uang Rp40 ribu untuk makan. 

Baca Juga:Hanya Satu Pendaftar, KPU Kota Semarang Perpanjang Masa Pendaftaran

"Jadi Rp40 ribu itu sudah sama makan kucing saya juga. Jadi kalau makan barengan. Kita kalau makan dalam satu hari dua kali karena uangnya terbatas," jelasnya, Rabu (9/9/2020). 

Mbah Sriah tinggal di sebuah gubug dengan dinding terpal berukuran 1 meter x 2 meter dengan tinggi sekira 2,5 meter. Posisi rumah terpal hampir mirip dengan tenda dengan posisi menempel di pagar toko yang sudah tak terpakai. 

"Ini rumah embah, nyaman tidur di sini," jawabnya. 

Sudah 30 tahun Mbah Sriah tinggal di gubug itu. Meski demikian, ia tak mau jika akan dipindah. Mbah Sriah sudah terlanjur nyaman dengan rumah tersebut. 

"Kalau hujan tidak kehujanan di sini. Enak, kalau disuruh pindah tidak mau Embah wong di sini enak, tidak ada nyamuk. Kalau Mbah pindah, nanti kucing-kucing ini gimana?," tanya Mbah Sriah. 

Baca Juga:Terungkap! Kisah Haru di Balik Pengantin Wanita yang Menangis Bak Kesurupan

Sebenarnya, Mbah Sriah pernah memiliki empat orang anak. Namun nasib berkata lain, satu persatu anak Mbah Sriah meninggal mendahuluinya yang disebabkan karena sakit berupa sakit panas, sakit mata, dan kecelakaan.

"Selepas itu saya datang ke sini, pingin di sini nanti sampai mati," jelasnya. 

Slamet (60) yang merupakan tetangga mbah Sriah menuturkan, Mbah Sriah sudah tidak bisa berjalan sekira tiga tahun lalu. Pasalnya Mbah Sriah pernah terjatuh sehingga kakinya sakit-sakitan. Selama ini Mbah Sriah memang periang dan pekerja keras. 

"Ya dulu tidak separah itu, sekarang susah untuk berjalan. Saya kenal dia sudah lama, sejak masih memulung di sekitar Jamu Jago sampai pindah di sini," ungkapnya. 

Kontributor : Dafi Yusuf

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak