Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib UMKM: Susah Bersaing dengan Produk Impor

DPRD Jateng minta pembinaan UMKM tak sekadar pelatihan. Perlu ekosistem nyata, kebijakan pro-penyerapan pasar, dan sinergi antar-pemangku kepentingan agar UMKM mampu bersaing.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 18 Mei 2026 | 07:36 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib UMKM: Susah Bersaing dengan Produk Impor
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mendesak pemerintah menyediakan ekosistem pendukung berkelanjutan bagi pelaku UMKM lokal.
  • Sektor UMKM Jawa Tengah berkontribusi 20% terhadap investasi tahun 2025 namun masih menghadapi kendala penyerapan pasar yang rendah.
  • Pemangku kepentingan perlu membangun kerja sama terstruktur untuk meningkatkan daya saing UMKM melawan serbuan produk impor murah.

SuaraJawaTengah.id - Pembinaan terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Tengah diminta tidak bersifat parsial.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, selama ini pelaku UMKM kerap diberikan pelatihan dan pendampingan, namun setelah itu dilepas tanpa ekosistem pendukung yang memadai.

“Jangan sekadar dalam bentuk pelatihan, tetapi juga melalui kebijakan, bagaimana penyerapan produk UMKM secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Apalagi, kata Kakung, sapaan akrab Sarif, ada juga produk UMKM di provinsi ini yang juga sama dengan luar provinsi. Sehingga belum tentu bisa bersaing.

Baca Juga:Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Bank Sampah di Tengah Lonjakan Harga Plastik

“Tanpa keberpihakan nyata, tentu UMKM akan sulit naik kelas. Karena itu, penyerapan produk ini harus benar-benar dipikirkan dengan matang,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Keberadaan UMKM telah memberikan kontribusi positif bagi investasi di Jawa Tengah. Pada 2025, sektor tersebut mampu menyumbang 20% dari total investasi yang masuk di wilayah ini.

Kakung tak menampik, kreativitas dan kualitas produk UMKM di Jawa Tengah tidak perlu diragukan. Namun persoalan mendasar muncul setelah kualitas membaik, yakni soal penyerapan pasar.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. [Dok Suara.com]
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. [Dok Suara.com]

“UMKM ini disebut tulang punggung. Tapi kalau tulang punggung ini tidak dipelihara, tidak diberi ruang, dan tidak diserap, tentu tidak bisa semakin berkembang,” katanya.

Apalagi, jelas Kakung, tantangan semakin berat ketika UMKM harus berhadapan dengan produk impor yang secara harga lebih murah dan diproduksi secara massal.

Baca Juga:Sarif Abdillah: Konsumsi Ikan Penting untuk Gizi dan Ekonomi Nelayan di Jawa Tengah

“Dalam kondisi tersebut, jika dilepas sepenuhnya ke mekanisme pasar bebas, pelaku UMKM kita tentu akan kesulitan bersaing,” jelas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Kakung pun juga mendorong UMKM sebagai penopang ekonomi rakyat, sekaligus bagian integral dari ekosistem pariwisata.

“Misalnya sektor kuliner, maka bisa menjadi bagian penting dalam melengkapi kebutuhan wisatawan dan memperkuat daya tarik daerah masing-masing,” terangnya.

Kakung menegaskan bahwa kunci penguatan UMKM dan pariwisata terletak pada kerja sama yang solid antar pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha.

“Harus ada kerja sama yang nyata dan terstruktur agar UMKM Jawa Tengah tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi juga kuat secara daya saing,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak