“Kami mecoba merawat dan menemani sebelum ada ide bikin film. Bangun relasi persahabatan dengan ngobrol-ngobrol. Mereka sangat terbuka,” kenang Fanny saat diminta menceritakan proses pengambilan gambar.
Fanny kemudian mendokumentasikan keseharian mereka. Mulai aktivitas santai di depan televisi, saat mereka mengikuti arisan bersama rekan-rekannya, berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), juga komunikasi keduanya bersama lingkungan sekitar.
Diproduseri oleh Amerta Kusuma, Tazia Teresa Darryanto, dan Yulia Evina Bhara, film ini telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan untuk memperkuat cerita, penyuntingan, hingga pendanaan.
Di antaranya Festival Film Dokumenter (FFD) Master Class 2016, Docs By The Sea 2017, serta LOCK (Laboratorium Olah Cerita & Kisah) 2019. Pada tahun 2017 You and I juga lolos seleksi di DMZ International Documentary Film Festival dan memenangkan sejumlah uang. Dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan penggarapan.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Terus Naik, Pemkot Solo Pastikan Tak Ambil Kebijakan PSBB
Secara keseluruhan, You and I diproduksi oleh KawanKawan Media, Partisipasi Indonesia, dan Yayasan Super 8mm Studio. Setelah world premier, Fanny bakal menayangkan You and I ke Indonesia agar dapat ditonton dan didiskusikan bersama.