Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gelar Dangdutan, Wasmed Edi Akui Kesalahan, Minta Maaf ke Jokowi

Budi Arista Romadhoni Rabu, 30 September 2020 | 18:18 WIB

Gelar Dangdutan, Wasmed Edi Akui Kesalahan, Minta Maaf ke Jokowi
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wamed Edi Susilo saat menjalani pemeriksaan di Polda Jateng (Suara.com/Dafi Yusuf)

Meski menjadi tersangka, Wasmed Edi Susilo tetap menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmed Edi Susilo meminta maaf kepada Presiden Jokowi. Ia menyadari dan telah mengakui kesalahannya karena menggelar acara hajatan secara besar-besaran saat pandemi Covid-19. 

"Saya menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada presiden dan seluruh jajaran TNI dan Polri yang telah memproses kasusnya secara profesional," jelasnya stetelah melakukan proses pemeriksaan di Polda Jateng, Rabu (30/9/2020). 

Untuk itu, ia akan berusaha untuk patuh terhadap proses hukum yang sedang menjeratnya. Wasmed juga akan menghormati apapun hasil yang akan diputuskan oleh penyidik dan jajarannya. 

"Saya akan berusaha untuk patuh. Saya akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan," ujarnya. 

Masih Mejadi Anggota DPRD

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka karena menggelar konser saat pandemi Covid-19, Wasmed Edi Susilo tetap aktif duduk di kursi parlemen Kota Tegal. 

Wamed mengatakan, untuk kerja di DPRD Kota Tegal masih berlanjut. Meski begitu, ia berjanji akan patuh terhadap keputusan penegak hukum. Selain itu, Wasmed akan berusaha untuk kooperatif saat dimintai keterangan. 


"Untuk kerja di DPRD masih," jelasnya. 

Sementara itu, selama pemeriksaan di Polda Jateng ia dibrondong sebanyak 56 pertanyaan. Saat diperiksa di Polda Jateng, ia sengaja tak mengajak kuasa hukum karena merasa bertanggungjawab secara pribadi. 

"Saya sudah menyadari karena lalai. Itu yang membuat saya merasa bertanggungjawab secara pribadi," ujarnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait