Karena masyarakat lekat dengan bahasa lokal, sebutan moment please diplesetkan menjadi mokmen.
Selain Solo, istilah ini juga akrab di telinga masyarakat Yogyakarta.
3. Pit
![Para pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan di tengah guyuran hujan di Jakarta, Selasa (5/2). [Antara/Wahyu Putro]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/07/77851-pengendara-sepeda-motor-di-jakarta.jpg)
"Aku ngepit dari Jogja sampai Semarang," contoh kalimat yang diucapkan masyarakat Solo.
Baca Juga:Kebakaran Mobil di Sukoharjo, Saksi: Api Muncul dari Jasad Wanita
Bagi masyarakat awam khususnya Jawa, mendengar pernyataan itu akan terkejut.
Pasalnya, ngepit identik sepeda kayuh. Tapi, berbeda dengan warga Solo dan sekitarnya pit juga berarti sepeda motor lho.
Jadi, jangan kaget jika mendengar istilah gaul ini di Solo ya.
4. Oglangan

Jika masyarakat awam menyebut pemadaman listrik dengan mati listrik atau mati lampu, berbeda dengan warga asli Solo.
Baca Juga:Jaga Perdamaian di Jateng, Puluhan Warga Gelar Aksi Damai
Mereka menyebut pemadaman listrik dengan oglangan.