alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Anak Bawa Jenazah Sang Bunda Pakai Keranjang di Atas Sepeda Motor

Reza Gunadha Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:22 WIB

Video Anak Bawa Jenazah Sang Bunda Pakai Keranjang di Atas Sepeda Motor
Viral Video Anak Bawa Jenazah Ibu Pakai Bronjong di Sepeda Motor (Instagram/Yuni.Rusmini.58).

"Jenazah itu mau dimakamkan sendiri oleh anaknya."

SuaraJawaTengah.id - Sutejo, lelaki asal Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, membuat geger publik se-Indonesia, karena aksinya yang terekam video amatir dan kemudian viral di media-media sosial.

Video yang dimaksud adalah rekaman lelaki berusia 50 tahun itu membawa jenazah menggunakan keranjang yang diletakkan di atas sepeda motornya, Kamis (29/10/2020) pagi.

Seperti dikutip Suara.com dari Solopos.com, Belakangan diketahui, jenazah terbungkus kain jarit itu adalah ibu kandungnya, Ginem Suharti (80).

Ginem meninggal dunia di rumah anak perempuannya yang beralamat Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono.

Sutejo kemudian membawa jenazah ibu kandungnya itu menggunakan sepeda motor dengan beronjong di bagian belakang melintasi jalanan Boyolali dari Banyudono ke Simo.

Belum jelas apa motif Sutejo membawa jenazah ibunya sejauh itu. Sutejo mengalami gangguan kejiwaan.

“Jadi orang yang membawa jenazah itu ada gangguan jiwa. Jenazah itu mau dimakamkan sendiri oleh anaknya. Karena warga curiga kemudian ditolong, disucikan, dan dimakamkan,” kata Kasat Reskrim Iptu Ahmad Masdar Tohari mewakili Kapolres Boyolali kepada Solopos.com.

Ahmad mengatakan jenazah itu diangkut menggunakan sepeda motor dari Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, ke Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo. Kejadian itu diketahui antara pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, Kamis.

Oleh Sutejo, jenazah itu hendak langsung ia makamkan di permakaman Sucen, Kedunglengkong. Saat itu, jenazah belum disucikan, bahkan masih memakai pakaian lengkap.

Belum Disucikan
Warga yang melihat kemudian menyarankan agar Sutejo membawa jenazah ibunya itu ke rumah duka dulu untuk dimandikan.

Komentar

Berita Terkait