Begini Nasib Anak-anak Pengungsi Gunung Merapi di Kecamatan Dukun

Polsek Mertoyu dan dan BPBD Kabupaten Magelang memberikan layanan trauma healing

Muhammad Yunus
Sabtu, 07 November 2020 | 15:29 WIB
Begini Nasib Anak-anak Pengungsi Gunung Merapi di Kecamatan Dukun
BPBD Magelang dan Polsek Mertoyudan memberi layanan terapi trauma untuk anak-anak di pengungsian / [Foto Suara.com: Angga Haksoro Ardi]

SuaraJawaTengah.id - Polsek Mertoyu dan dan BPBD Kabupaten Magelang memberikan layanan terapi trauma atau trauma healing untuk anak-anak pengungsi Merapi di Balai Desa Deyangan.

Anak-anak diajak bermain bersama untuk menghindari kebosanan selama di pengungsian.

Trauma healing dipimpin personel Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyu Aipda Donny Sugiarto dibantu 4 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM).

"Anak-anak mengeluh tidak bisa main karena belum mengenal lingkungan sini. Kami berinisiatif menghibur mereka agar tidak bosan," kata Aipda Donny di Balai Desa Deyangan, Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga:Berulang Kali Diperkosa Ayah, ABG Nekat Tenggak Deterjen

Menurut Donny, kegiatan trauma healing akan dilakukan rutin selama anak-anak berada di pengungsian.

"Rencananya akan kami lakukan 2 hari sekali. Nanti dimodifikasi dengan outbond atau aktivitas luar ruangan di sekitar tempat pengungsian," ujar Donny.

Sebanyak 126 warga Desa Krinjing, Kecamatan Dukun diungsikan ke Balai Desa Deyangan, sejak Jumat (6/11/2020). Mereka yang yang diungsikan adalah warga rentan seperti anak-anak, balita, ibu hamil, dan lansia.

Hal ini terkait ditingkatkannya status Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) pada Kamis (5/11/2020).

Selain Krinjing terdapat 2 desa lain di Kecamatan Dukun yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III. Desa tersebut adalah Desa Paten dan Ngargomulyo. 

Baca Juga:Netizen Murka Lihat Pria Ini Tendang Balita di Warung Sekuat Tenaga

Mereka dievakuasi ke Desa Bersaudara masing-masing di Desa Donorojo, Kec Mertoyudan dan Desa Tamanagung, Kec Muntilan.

Berdasarkan laporan BPPTKG, situasi Merapi saat ini masih tinggi. Terjadi 242 gempa fase banyak per hari. Sedangkan laju deformasi sekitar 12 centimeter per hari.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini