alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prabowo Subianto Murka, Kecewa dengan Edhy Karena Korupsi

Budi Arista Romadhoni | Welly Hidayat Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:02 WIB

Prabowo Subianto Murka, Kecewa dengan Edhy Karena Korupsi
Prabowo Subianto [ABC Australia]

"Saya ambil dia (Edhy) dari selokan dan ini lah yang dia lakukan pada saya," kata Prabowo.

SuaraJawaTengah.id - Penangkapan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membuat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto murka. Mantan Danjen Kopassus itu merasa kecewa sekaligus dikhianati oleh orang kepercayaannya sendiri. 

Kemarahan Prabowo Subianto itu saat mengetahui Edhy ditangkap KPK karena diduga menerima uang suap terkait perizinan ekspor benih lobster atau benur.

Kekinian, eks Menteri KKP itu sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster dan menjadi tahanan KPK. 

Kemarahan Prabowo kepada Edhy itu diungkap sang adik, Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga: Ngaku Siap Diperiksa KPK Kasus Edhy Prabowo, Adik Prabowo: Tak Masalah

Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra ini mengaku sang kakak sangat  kesal karena merasa dikhanati oleh Edhy

"Prabowo sangat marah, sangat kecewa. Merasa dikhianati," kata Hasim di Cafejetski, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Saking kesalnya, kata Hashim, Prabowo mengeluarkan kata-kata kasar dengan menggunakan bahasa Inggris.

Menurutnya, Edhy sama sekali tak menghargai Prabowo karena sudah dikenal selama 25 tahun. Hashim juga menyebut jika Edhy bahkan diangkat menjadi adik karena dianggap sudah kenal sejak lama.  

"I pick him up from the gutter. And this what he does to me. (Saya ambil dia (Edhy) dari selokan dan ini lah yang dia lakukan pada saya (Prabowo)," kata Hashim.

Baca Juga: Dikaitkan Kasus 'Lobster' saat Putrinya Maju Pilkada, Hashim: Saya Dizalimi

KPK sebelumnya telah menetapkan mantan politikus Gerindra Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus suap izin benih lobster. Dalam kasus ini, Edhy diduga telah menerima uang suap mencapai Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dolar Amerika Serikat. Uang itu sebagian diduga digunakan Edhy bersama istrinya untuk berbelanja tas hermes, sepeda, hingga jam rolex di Amerika Serikat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait