Perjuangan Sumrinah, Bersihkan Kota Semarang Demi Anaknya Tak Putus Sekolah

Momen hari ibu, ini perjuangan petugas kebersihan Sumrinah untuk sang Anak tak putus sekolah

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 22 Desember 2020 | 11:23 WIB
Perjuangan Sumrinah, Bersihkan Kota Semarang Demi Anaknya Tak Putus Sekolah
Sumrinah ketika membersihkan Jalan Imam Bonjol Kota Semarang (Suara.com/Dafi Yusuf)

Sebagai tulang punggung keluarga, dia percaya rezeki dan kesehatan sudah diatur oleh Tuhan. Tugasnya hanya berusaha dengan keras dan berdoa kepada Tuhan.

"Saya cuma bisa berusaha saja," imbuhnya.

Pada 2018 lalu, doa Sumrinah dikabulkan oleh Tuhan, honor petugas kebersihan meningkat. Nilainya disetarakan dengan upah minimum Kota Semarang yaitu Rp2.498.587.

"Akhirnya doa saya dijawab oleh Tuhan," katanya.

Baca Juga:Sejarah Hari Ibu Tahun 2020, Perempuan Berdaya Indonesia Maju

Selain itu, sejak tahun 2019 dia bisa lebih tenang karena tiga anaknya, Sucipto, Tri Ning Tyas dan Adi Joko bisa hidup layak dengan keluarga masing-masing. Meski anak-anaknya sudah mapan secara ekonomi dia enggan untuk menjadi beban anak-anaknya.

"Saya mending hidup, bekerja sendiri. Tak mau jadi beban anak-anak," imbuhnya.

Kontributor : Dafi Yusuf

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini