"Dengan adanya aturan syarat naik KA Jarak Jauh harus menunjukkan hasil rapid test antigen, KAI memberikan kebijakan penumpang bisa membatalkan dan mengubah jadwal dengan tenggang waktu 3 bulan dan tidak akan dikenakan bea," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam siaran tertulisnya belum lama ini.
Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari bepergian dengan orang dari tidak tinggal serumah dengan Anda untuk meminimalkan risiko pajanan.
Terakhir, penting untuk mendapatkan vaksinasi flu untuk membantu mencegah risiko tambahan dan melakukan tes COVID-19 baik sebelum maupun setelah bepergian.
Saat harus bertemu orang lain
Baca Juga:Rayakan Natal 2020 di Twitter, Warganet Gaungkan Pesan Damai
Para pakar kesehatan mengingatkan Anda untuk memakai masker saat berada di tempat umum atau di sekitar orang yang tidak tinggal serumah dengan Anda, menjaga jarak secara fisik yakni 1-2 meter.
Anda juga harus rajin mencuci tangan. Penelitian menunjukkan, jika lebih dari setengah dari orang yang bepergian sering mencuci tangan (dengan cara yang benar) maka penyebaran infeksi virus dapat melambat sekitar 70 persen.
Jika akses ke sabun dan air terbatas atau tidak ada, CDC menyarankan untuk menggunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen kandungan alkohol.
Jika Anda perlu menghadiri pertemuan kecil, pastikan Anda dan tuan rumah paham tentang langkah-langkah kesehatan dan keselamatan dari COVID-19.
Dari sisi peralatan makan, mungkin yang terbaik menggunakan piring dan peralatan makan sekali pakai dan mempertimbangkan untuk membawa makanan sendiri daripada berbagi makanan dengan tamu lain.
Baca Juga:Jadwal Live Streaming Misa Natal 2020
Kemudian, dari sisi jumlah tamu, idealnya hanya dalam jumlah sedikit dan berasal dari lokasi yang tak jauh dari lokasi tuan rumah, mengadakan acara di luar ruangan tetapi jika di dalam ruangan pastikan lokasinya berventilasi baik.