Masalah Pupuk Subsidi, Gerindra: Pemerintah Utang ke Pupuk Indonesia Rp6 T

Politisi Gerindra ini menyebut pemerintah masih memiliki hutang ke Pupuk Indonesia sebanyak Rp6 Triliun

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:47 WIB
Masalah Pupuk Subsidi, Gerindra: Pemerintah Utang ke Pupuk Indonesia Rp6 T
Ilustrasi Pabrik Pupuk Indonesia. (Dok suara.com)

SuaraJawaTengah.id - Presiden Joko Widodo mempertanyakan imbal balik dari petani terkait pemberian pupuk subsidi yang nilainya hingga Rp33 Triliun. Menurut orang nomor satu di Indonesia ini seharusnya sudah ada hasil dari subisidi tersebut. 

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade ikut memberikan komentar soal pupuk subsidi yang diberikan pemerintah.  Menurutnya anggaran subsidi pupuk sebesar Rp33 triliun yang disoroti pemerintah cukup besar, dan BUMN Pupuk Indonesia adalah pelaksana program pupuk subsidi. 

“Sebagai Anggota Komisi VI DPR RI saya ingin meluruskan informasi seakan-akan Pupuk Indonesia bertanggung jawab mengenai kisruh pupuk subsidi, padahal Pupuk Indonesia hanya sebagai pelaksana program pupuk subsidi," kata Andre dilansir dari ANTARA di Jakarta, Rabu (13/1/2021). 

Andre menyebut permasalahan yang terjadi berkaitan dengan pupuk subsidi yakni jumlahnya yang kurang sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan petani. Selain itu, subsidi pupuk juga terus berkurang selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:Timbal Balik Subsidi, Petani Banyumas: Pupuk Subsidi Kualitasnya Jelek

"Bahkan per awal 2021 ini masih Rp6 triliun utang pemerintah yang belum dibayarkan ke Pupuk Indonesia. Untuk itu, sebagai anggota Komisi VI saya ingin meluruskan jangan sampai BUMN Pupuk Indonesia ini menjadi korban alias kambing hitam akibat permasalahan pupuk subsidi," kata Andre.

Politisi Partai Gerindra tersebut meminta pada pihak terkait, apabila terdapat permasalahan agar dapat diselesaikan secara internal dengan baik.

“Saya juga meminta pihak Kementerian BUMN untuk memberikan teguran kepada saudara Immanuel Ebenezer, Komisaris Mega Eltra yang merupakan anak perusahaan Pupuk Indonesia, agar kalau ada permasalahan bisa diselesaikan secara internal, bukan diumbar ke publik apalagi mengumbar asumsi atau informasi yang salah,"pungkasnya.

Diketahui, Presiden RI Joko Widodo menyinggung mengenai "kembalian" atau keuntungan yang diperoleh negara dari subsidi pupuk puluhan tahun, dalam Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 yang diselenggarakan secara virtual di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/1/2021).

"Saya jadi ingat berapa puluh tahun kita subsidi pupuk, Rp30-an triliun, Rp33 triliun seinget saya. Return-nya apa? Kita beri pupuk, 'kembaliannya' ke kita apa? Apakah produksi melompat naik? Rp33 triliun, saya tanya 'kembaliannya' apa?" kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:Jokowi Tanya Hasil Pupuk Subsidi, Petani: Pupuknya Sering Langka

Presiden mengatakan dengan subsidi sebesar itu dalam 10 tahun negara telah mengeluarkan sebesar Rp330 triliun untuk pupuk. Angka tersebut menurut Presiden sangat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak