Kecamatan yang statusnya waspada meliputi Ayah, Buayan, Puring, Petanahan, Kuwarasan, Adimulyo, Rowokele, Gombong, Karanganyar, Karanggayam, Sempor, Sadang, Karangsambung, Pejagoan, Alian, Sruweng, Kebumen, Poncowarno, Padureso, Bonorowo, Mirit, Ambal, Kutowinangun, Prembun, Buluspesantren, dan Klirong.
Rendi menjelaskan, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah karena Monsun Asia masih aktif dan ada daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin serta daerah belokan angin di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya akibat adanya beberapa pola siklonal di selatan Indonesia.
Selain itu, menurut dia, masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah.
"Berdasarkan kondisi tersebut, cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam tiga hari ke depan," katanya.
Baca Juga:Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Bengkulu
Rendi mengatakan wilayah yang menghadapi potensi cuaca ekstrem pada 11 Februari 2021 meliputi Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kota/Kabupaten Semarang, Salatiga, Magelang, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Surakarta, Boyolali, Jepara, Demak, Kudus, serta Pati dan sekitarnya.
Pada 12 Februari 2021, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Salatiga, Kota/Kabupaten Semarang, Surakarta, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Pati,Kudus, Jepara, Demak, Blora, serta Purwodadi dan sekitarnya.
Cuaca ekstrem pada 13 Februari berpotensi terjadi di Magelang, Boyolali, Kabupaten Semarang, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Klaten, Sukoharjo, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Brebes, Tegal, Batang, Pekalongan, Jepara, Pati, Kudus, serta Demak dan sekitarnya.
"Terkait dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem serta dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Rendi.
Baca Juga:Apresiasi Kinerja Selama 7 Tahun, Semen Gresik Gelar Sema'an