Delapan Remaja di Semarang Tertipu Biro Jodoh Online, Ini Kata Psikolog

Fenomena mencari jodoh online menjadi trend selama pandemi Covid-19, namun awas jangan sampai tertipu

Budi Arista Romadhoni
Senin, 15 Februari 2021 | 15:34 WIB
Delapan Remaja di Semarang Tertipu Biro Jodoh Online, Ini Kata Psikolog
Pemuda asal Semarang, Aditya AD saat mengikuti ajang mencari jodoh melalui aplikasi aplikasi OmeTV. [Istimewa]

Dia mengaku sudah satu bulan menggunkan aplikasi tersebut. Meski bisa berkenalan dengan perempuan baru, namun tak jarang juga dia menemui sesama laki-laki yang juga bermain di OmeTV.

"Kan sistemnya  acak ya, jadi kita ndak bisa ngatur. Aplikasi itu yang mengatur kita bertemu  dengan siapa," ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Hafidz. Dia mengaku tertarik dengan OmeTV karena penasaran karena aplikasi tersebut sering diperbincaangkan ketika sedang nongkrong dengan teman-temannya.

"Saya penasaran, akhirnya  download," katanya.

Baca Juga:6 Jam Kabur, Pembunuh Wanita Dalam Lemari Hotel Royal Phoenix Diringkus

Meski demikian, dia mengaku  masih tak tau banyak soal OmeTV. Pasalnya, selama  dia  menggunkan aplikasi tersebut banyak bbertemy dengan sesama laki-laki. Hal itu membuatnya bosan karena tak sesuai harapan.

Beberapa temannya  yang lain juga mengalami hal yang sama. Teman-temannya terset lebbiih sering bertemu secara online dengan laki-laki timbang dengan perempuan.

"Teman saya juga sama, jarang bertemu dengan cewek," imbuhnya.   

Psikolog

Psikolog asal Semarang, Probowarie Tjondronegoro mengatakan, selama pandemi banyak muda-mudi yang berkonultasi ke kliniknya. Rata-rata mereka merasa tertipu ketika terlibat hubungan cinta virtual.

Baca Juga:Warga Tambaklorok Semarang Rasakan Getaran Misterius Ketika Tengah Malam

"Ya, selama  pandemi memang banyak  remaja yang berkonsultasi ke  klinik saya terkait hubungan cinta virtual mereka," jelasnya saat dihubungi, Senin (15/2/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini