alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasha Sebut Giring Ganesha Naif dan Kerdil, Denny Siregar Bereaksi

Budi Arista Romadhoni Kamis, 25 Februari 2021 | 12:12 WIB

Pasha Sebut Giring Ganesha Naif dan Kerdil, Denny Siregar Bereaksi
Plt Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, menyanyikan lagu Laskar Pelangi di Warung Makan Laras Eco Kompleks Lokananta Solo, Rabu (10/2/2021) siang. [Solopos/Kurniawan]

Perang argumen Giring Ganesha dan Pasha Ungu menjadi sorotan publik

SuaraJawaTengah.id - Perang argumen antara Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha dengan Ketua DPP PAN Sigit Purnomo Said atau yang akrab dikenal Pasha menjadi sorotan. 

Giring Ganesha mengkritisi penanganan banjir di Jakarta. Ia menilai Gubernur Anies Baswedan tak bisa menanggani banjir yang berada di Provinsi DKI Jakarta. 

Kritikan Giring Ganesha itu dibalas Sigit Purnomo Said atau Pasha. Mantan Wakil Wali Kota Palu itu menyebut Giring terlalu naif dan kerdil untuk mengkritisi permasalahan Jakarta. 

Pasha pun balik tanya, apakah Giring pernah memimpin kelurahan? Ia menjelaskan mengelola pemerintahan tidak segampang orang mengkritik. 

Baca Juga: Denny Siregar Dukung Pemerintah Danai Buzzer Sebut Tandanya Adaptif

Perang argumen di Instagram itu pun ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. Hingga pegiat media sosial Denny Siregar juga ikut-ikutan menyindir yang dilakukan Giring. Menurut Denny, ucapan Pasha itu salah. 

"Ya Pasha Ungu ini jelas2 salah, @Giring_Ganesha itu Nidji, bukan Naif. Naif itu yang lagunya, "Baru kusadariiii, cintaku bertepuk sebelah tangaaaannn...," tulis Denny Siregar. 

Cuitan Denny Siregar menyindir perang argumen antara Giring Ganesha dan Pasha. (Twitter)
Cuitan Denny Siregar menyindir perang argumen antara Giring Ganesha dan Pasha. (Twitter)

Kritikan Giring

Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya.

Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta. Naturalisasi sungai yang selalu digembar-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan.

Baca Juga: Disindir Tengku Zul soal AJ, Denny Siregar: Main Ayam dan Organ Tunggal Aja

Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait