Ngaku Bisa Pindahkan Janin, Pelajar Magelang Ini Disetubuhi Dukun Cabul

Dukun Cabul itu ngaku bisa pindahkan janin yang dikandung pelajar asal magalang yang hamil diluar nikah

Budi Arista Romadhoni
Senin, 22 Maret 2021 | 08:54 WIB
Ngaku Bisa Pindahkan Janin, Pelajar Magelang Ini Disetubuhi Dukun Cabul
Ilustrasi dukun cabul mengelabuhi pelajar asal magelang, dan bisa pindahkan janin yang dikandungnya. [Suara.com/Net]

SuaraJawaTengah.id - Pelecehan seksual berkedok sebagai dukun cabul terjadi di Kabupaten Kebumen. Korbannya masih seorang pelajar yang lagi hamil. 

Awalnya, seorang pelajar asal Magelang yang masih dibawah umur tengah hamil diluar nikah. Pelajar itu bermaksud ingin memindahkan janin tersebut. Namun, korban malah mendapat pelecehan seksual, yaitu disetubuhi sebanyak tiga kali oleh dukun cabul berinesial SL (44) dalam sebuah ritual pemindahan janin.

Pelecehan seksual oleh dukun cabul berinisial SL (44) terjadi Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Kebumen. 

Dilansir dari Hestek.id, Waka Polres Kebumen Kompol Arwansa mengatakan, korban jauh-jauh dari luar kota diantarkan oleh keluarganya pada Kamis (18/2/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Baca Juga:Kasus Penganiayaan di Kebumen, Enam Orang Jadi Korban 1 Orang Tewas

Maksud kedatangan korban yakni hendak memindahkan janin yang telah dikandungnya selama lima bulan. Keluarganya tidak ingin pendidikan Bunga hancur karena kehadiran bayi yang lahir dari hasil hubungan di luar nikah.

Alih-alih bisa memindahkan janin ke rahim wanita lain, Bunga justru menjadi sasaran nafsu sang dukun. Selama satu minggu Bunga diwajibkan untuk menjalani ritual dan menginap di rumah tersangka. Sementara keluarganya diminta untuk pulang ke Magelang.

“Bunga disetubuhi kurang lebih tiga kali oleh SL di kamarnya, dengan dalih itu adalah ritual pemindahan janin,” kata Arwansa, Minggu (21/3/2021).

Kepada polisi, SL mengaku pertama kali menyetubuhi Bunga pada Sabtu (20/3/2021) malam. Untuk meyakinkan korban, tersangka juga berpura-pura merapal mantra layaknya dukun sakti.

“Ayok tak garap,” ucap tersangka kepada korban.

Baca Juga:Motif Dendam! Heri Bacok Enam Orang Tetangga, Nenek 70 Tahun Tewas

Di hari berikutnya, Minggu (21/3/2021), korban kembali disetubuhi sebanyak dua kali hingga merasa trauma.

Praktik kejahatan ini terbongkar saat perangkat desa setempat curiga melihat korban melamun di depan rumah tersangka.

Saksi menanyakan tentang maksud kedatangannya, dan Bunga menceritakan semua perbuatan tersangka selama ditinggal orangtuanya di Kebumen.

Perangkat desa tersebut lalu mengadukan kejadian tersebut kepada orangtua korban. Tanpa menunggu lama, kakek dua cucu itu langsung dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kebumen.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun penjara denda paling banyak 5 Miliar Rupiah,” pungkas Arwansa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak