alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Makanan Kadaluwarsa Ditemukan di Gudang Distributor Sembako Banyumas

Budi Arista Romadhoni Kamis, 15 April 2021 | 14:39 WIB

Duh! Makanan Kadaluwarsa Ditemukan di Gudang Distributor Sembako Banyumas
Kasatreskrim Polresta Banyumas Kompol Berry saat mengecek ketersediaan bahan pangan di salah satu gudang distributor sembako, Jalan Gerilya Timur, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Kamis (15/4/2021). [ANTARA/Sumarwoto]

Makanan Kadaluwarsa itu ditemukan saat petugas gabungan di Banyumas melakukan sidak

SuaraJawaTengah.id - Petugas gabungan dari Polresta Banyumas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, dan Loka POM Banyumas menemukan sejumlah bahan pangan tidak layak pakai atau kedaluwarsa di salah satu gudang distributor sembako.

Bahan pangan tersebut ditemukan petugas saat melakukan inspeksi mendadak dengan mendatangi salah satu gudang distributor sembako di Jalan Gerilya Timur, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (15/4/2021).

Saat ditemui wartawan di sela kegiatan, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Erni Indri Astuti mengatakan pihaknya bersama instansi terkait lainnya melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pangan selama Ramadhan hingga lebaran.

"Kami melakukan pemantauan, baik stok barang maupun kondisi barang kaitannya dengan masa kedaluwarsa, izinnya, dan sebagainya," kata Erni Indri dilansir dari ANTARA

Baca Juga: Perajin Bedug di Banyumas Mulai Bergeliat Kembali Bulan Ramadan Ini

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas Komisaris Polisi Berry mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di gudang penyimpangan bahan pangan tersebut, pihaknya menemukan bahan pangan tidak layak pakai karena kemasannya rusak termasuk beberapa makanan yang telah kedaluwarsa.

Selain itu, kata dia, tidak ada pemisahan yang baik antara tempat penyimpanan barang-barang yang tidak layak dan barang-barang siap didistribusikan.

Bahkan, gudang tersebut tidak memiliki pengolahan limbah yang memadai sehingga kurang higienis.

Lebih lanjut, Kompol Berry mengatakan pihaknya mengambil alat bukti berupa sampel sejumlah makanan yang telah kedaluwarsa.

"Kami juga akan melakukan klarifikasi kepada pemilik gudang terkait temuan kami," katanya.

Baca Juga: Heran Rumahnya Terendam Banjir, Gibran: Padahal Sungai Dinormalisasi!

Disinggung kemungkinan adanya sanksi atau lainnya, dia mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan ke depan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait