Ini Cara Membaut Kulit Lunpia, Makanan Legendaris Kota Semarang

Lunpia memang menjadi makanan khas kota semarang yang wajib dijajal saat berkunjung ke kota atlas

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 17 April 2021 | 07:05 WIB
Ini Cara Membaut Kulit Lunpia, Makanan Legendaris Kota Semarang
Membuat kulit lunpia di Kota Semarang, perlu kecermatan lebih. [Ayosemarang/Audrian Firhannusa]

SuaraJawaTengah.id - Lunpia menjadi makanan khas Kota Semarang. Namun ternyata pembuatannya tidak semudah yang dibayangkan. 

Kebanyakan lunpia yang dijual Kota Atlas ternyata kulitnya ada yang jual dan dibuat terpisah lho. 

Dilansir dari Ayosemarang.com, di Kranggan Dalam, Semarang Tengah, ada satu lokasi yang disebut dengan Kampung Lunpia. Sebagian besar warganya memang berprofesi sebagai pembuat kulit lunpia.

Sukarman adalah pembuat lunpia yang paling senior di kampung ini. Dia sudah 62 tahun melakoni profesi ini dan mendirikan usaha sendiri sejak tahun 1987.

Baca Juga:Pernah Disinggahi Ulama Besar, Ini Cerita Kampung Darat di Kota Semarang

Awalnya dia ikut salah satu porduk lunpia terkemuka di Kota Semarang yaitu  “Mbak Lien”. Lalu, ia memulai bekerja sendiri dari rumah. 

Sukarman tidak hanya piawai dan pengalaman dalam membuat kulit lunpia ini, tapi juga tidak segan menjelaskan mengenai cara membuat kulit lunpia.

“Bahan yang digunakan terigu dan air garam. Keduanya diaduk sampai mengental,” terang Sukarman pada Jumat (16/4/2021).

Sukarman mengingatkan jika dalam membuat kulit lunpia tepung merupakan aspek paling penting. Sebab kalau sembarangan menggunakan tepung, tekstur dari kulit lunpia juga akan terpengaruh.

Kata Sukarman, sebetulnya membuat kulit lunpia juga ada beberapa versi. Baik dari ukuran maupun cita rasa. Misalnya kalau dibuat gurih bisa dicampur dengan santan, telur atau susu.

Baca Juga:Ini Jadwal Imsakiyah dan Adzan Maghrib di Kota Semarang dan Sekitarnya

Namun di Kampung Kulit Lunpia ini memproduksi dalam skala banyak. Sehingga tidak banyak waktu untuk meracik dengan berbagai bahan baku.

Adonan yang berasal dari campuran tepung terigu dan garam tadi kemudian ditampung di dalam sebuah ember atau baskom yang besar.

Setelah tertampung adonan dimasukan ke dalam wajan panas dengan tangan kosong. Api di kompor dibuat dalam ukuran kecil saja.

“Adonan dibuat tipis melingkar. Tipis sekali ya. Lalu tidak lama kemudian kalau sudah membentuk langsung diangkat menggunakan sendok atau pisau tipis. Kalau tidak segera diangkat, kulit akan rusak,” tambah Sukarman.

Sukarman juga berpesan, untuk membuat kulit lunpia dibutuhkan kecermatan yang lebih. Sebab jika tidak hasilnya akan jelek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak