alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fenomena Embun Es di Kawasan Dieng, Begini Penjelasan BMKG

Budi Arista Romadhoni Senin, 10 Mei 2021 | 14:47 WIB

Fenomena Embun Es di Kawasan Dieng, Begini Penjelasan BMKG
Embun Es di Kawasan Dieng Kabupaten Banjarnegara. [Foto warga/Hasta Priyandono]

BMKG melakukan observasi suhu kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara setelah ditemukan embun es

SuaraJawaTengah.id - Fenomena embun es atau embun upas muncul di Dataran Tinggi Dieng, pagi ini. (10/5/2021). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan observasi suhu kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhi menjelaskan berdasarkan analisa citra satelit himawari pada tanggal 8 - 10 Mei 2021, pertumbuhan awan konvektif aktif pada pagi hari terus berkurang. Namun pada dini hari pada 9 Mei, awan cenderung cerah dan tipis hingga 10 Mei dini hari.

"Energi panas matahari yang terpantul dari bumi langsung hilang ke atmosfer, sehingga tidak ada pantulan balik ke bumi. Kondisi ini jika terjadi terus menerus menyebabkan udara semakin dingin. Perlu diketahui bahwa tanah lebih mudah melepaskan panas, ditambah dengan topografi Dieng yang berada di dataran tinggi," katanya melalui pesan WhatsApp di Banjarnegara, Senin (10/5/2021).

Hasil observasi Stasiun BMKG Banjarnegara, suhu di Dieng Banjarnegara selama dua hari mengalami penurunan yang signifikan. Tercatat pada tanggal 9 suhu Dieng mulai dibawah 10 derajat celcius. hingga pada hari ini, tanggal 10 suhu kawasan Dieng mencapai 3 - 5 derajat celcius pada pukul 06.30 WIB.

Baca Juga: Erupsi Kawah Sileri Kawasan Dieng Terjadi Tanpa Gejala Gempa

"Penurunan cukup signifikan hingga mendekati nol derajat yang berpotensi terbentuknya embun upas atau es di permukaan tanah," tambahnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat di wilayah Dieng untuk lebih mengenal tanda tanda alam yang berpotensi terjadi embun upas atau embun es.

"Dan bagi para petani aktif berkonsultasi dengan PPL Pertanian agar dampak kerugian pada tanaman akibat dampak mbun upas dapat di minimalisir,"pungkasnya.

Embun Es di daerah Lain

Selain di kawasan Objek Wisata Candi Arjuna, kali ini embun es juga melanda wilayah lain.

Baca Juga: Kurangi Resiko Bencana, BMKG Banjarnegara Buat Aplikasi Sirine Tsunami

Salah satu warga desa Pekasiran, Isnaeni mengatakan, embun es juga terjadi di sekitar rumahnya. Tepatnya di dusun Legetang, Desa Pekasiran, Banjarnegara.  

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait