Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali

H+6 Lebaran 2025, Menhub Dudy sebut 50% pemudik belum kembali via tol. Pemerintah siapkan langkah antisipasi, termasuk tol gratis dan jalur alternatif

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 06 April 2025 | 15:38 WIB
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
Kondisi arus kendaraan yang masuk ke gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Minggu (6/4/2025), saat pemberlakuan jalur satu arah. [ANTARA/I.C. Senjaya]

SuaraJawaTengah.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa hingga H+6 Lebaran 2025, baru sekitar 50 persen pemudik yang telah kembali ke wilayah barat melalui jalur tol.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhub Dudy saat menghadiri peresmian sistem satu arah di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (6/4/2025).

"Jumlah pemudik yang diperkirakan mencapai 2,2 juta orang, dan sampai pagi ini masih ada sekitar 1 juta yang belum kembali," ujar Menhub Dudy.

Pemerintah, kata Menhub, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk mengatasi potensi lonjakan arus kendaraan dalam masa arus balik ini.

Baca Juga:Arus Mudik di Tol Kalikangkung Semarang Lancar, Simak Tips Aman Berkendara di Jalan Tol

Ia berharap arus lalu lintas akan terurai dalam beberapa hari ke depan dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman serta nyaman.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengaktifan beberapa ruas tol strategis sebagai jalur alternatif dan pengurai kemacetan.

Menhub Dudy mencontohkan penggunaan Tol Cisumdawu di Jawa Barat, yang disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan arus balik dari arah timur.

Menariknya, ruas tol ini akan digratiskan pada masa arus balik tertentu sebagai bentuk stimulus agar masyarakat tertarik menggunakannya.

"Cisumdawu akan digunakan jika terjadi lonjakan arus dari timur. Ruas dari Cisumdawu hingga Cipularang akan dibuka dan digratiskan," jelasnya.

Baca Juga:Fakta Sejarah dan Tradisi Mudik Lebaran 2025 yang Jarang Diketahui

Selain itu, pemerintah juga mengoperasikan Tol fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas dari arah Cipularang.

Menhub menilai kondisi fisik tol tersebut cukup memadai dan mampu mendukung kelancaran arus kendaraan secara signifikan.

"Tol Japek II dalam kondisi baik dan sangat membantu mengurai arus balik," katanya.

Tak hanya mengandalkan jalan tol, Menhub juga memastikan bahwa jalur arteri nasional masih dalam kondisi siap pakai dan dapat dimanfaatkan sebagai jalur alternatif jika dibutuhkan. Jalur ini penting terutama ketika sistem satu arah diberlakukan di jalan tol utama.

Pemerintah juga telah secara resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) nasional yang dimulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang hingga KM 70 Cikampek Utama.

Peresmian sistem ini dilakukan oleh Menhub Dudy Purwagandhi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak