Google Kenalkan Kecerdasan Buatan Bernama MUM, Ini Fungsinya

Perusahaan raksasa Google tak henti-hentinya mengembangkan teknologi terbaru dengan kecerdasan buatan

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 23 Mei 2021 | 13:02 WIB
Google Kenalkan Kecerdasan Buatan Bernama MUM, Ini Fungsinya
Logo Google. [Mitchell Luo/Unsplash]

SuaraJawaTengah.id - Perusahaan Teknologi Digital Raksasa Google terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan

Memang, tema kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence (AI) menjadi hal menarik untuk diperbincangkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Google, melalui konferensi pengembang perangkat lunak tahunan Google I/O yang mereka gelar secara daring pada Selasa (18/5/2021) waktu Amerika Serikat, turut membahas pengembangan fitur dalam Google Search melalui optimalisasi Artificial Inteligence.

VP of Product Management Google Search Emily Maxley pun membagikan setidaknya ada empat hal yang tengah dikembangkan oleh tim Google dengan mengoptimalisasi penggunaan kecerdasan buatan untuk menghadirkan produk yang lebih solutif dan inovatif bagi para pengguna Google Search.

Baca Juga:MNC Group Bangun Kantor Pusat Kecerdasan Buatan di New Delhi India

“Pertama kami mau mengenalkan MUM atau Multitask Unified Model. Ini adalah sistem pencarian yang memiliki cara kerja yang sama seperti BERT (algoritma Google Search sejak 2019), Tapi tentunya dia 1.000 kali lebih baik hasil pencariannya dari BERT,” kata Emily menjelaskan MUM kepada awak media secara virtual, Rabu.

Emily mengatakan, MUM merangkum banyak kegiatan dan hasil pencarian yang dikeluarkan oleh mesin pencari Google. Ia memberi contoh melalui pertanyaan, “Saya sudah pernah menaiki Gunung Adams, saya mau naik ke Gunung Fuji untuk musim gugur apa yang harus saya persiapkan?”.

Bagi mesin pencarian, pertanyaan yang terdengar mudah bagi seorang pendaki gunung itu rupanya merupakan hal yang sangat kompleks.

Maka dengan sistem algoritma MUM, pertanyaan yang rumit bagi mesin pencarian itu akan dijabarkan melalui tiga fungsi.

Pertama, mulai dari fungsi pemahaman bahasa. Jadi mesin pencari Google nantinya tidak hanya mencari informasi dari satu bahasa saja, namun juga dari bahasa lainnya terkait pengalaman mendaki di dua gunung yang berbeda itu.

Baca Juga:Rating Facebook Turun Drastis, Ini Penyebabnya

Tidak hanya memberitahukan perbedaan pengalaman, Anda bisa mengetahui perbedaan sampai ke detail seperti ketinggian hingga kemiringan masing- masing gunung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini