Peningkatan Kasus Covid-19 Banjarnegara Tertinggi, Bupati Banyumas: Menuai Badai Sendiri

Bupati Banyumas Achmad Husein memberikan sindiran kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 07 Juli 2021 | 15:57 WIB
Peningkatan Kasus Covid-19 Banjarnegara Tertinggi, Bupati Banyumas: Menuai Badai Sendiri
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono saat blusukan ke Pasar Karangkobar, Sabtu (6/2/2021). [Hestek.id/Inung]

SuaraJawaTengah.id - Bupati Banyumas, Achmad Husein membuat unggahan sindiran ke Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang menyepelekan kasus Covid-19

Meski tidak menyebut nama, Achmad Husein menunjukan foto rapat daring dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Luhut Binsar Pandjaitan di instagramnya @ir_achmadhusein. Dalam unggahan itu, peninggakatan kasus Covid-19 di Banjarnagara menjadi wilayah terbanyak. 

Ia pun menuliskan keterangan seperti memberikan sindiran kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang memberikan izin masyarakat menggelar hajatan. 

"Rakor daring dgn menko maritim dan investasi , pak Gubernur presentasi sbb : deleng gravik . Cermati sendiri , ndeleng dewek , ambegan dewek , karepe dewek , ampeg dewek. Siapa menabur angin akan menuai badai sendiri. Siapa suka susu kocok , belilah sendiri." 

Baca Juga:Naik Tajam, Kasus Harian Covid-19 Kaltim Tembus 726 Orang, Pasien yang Meninggal 19 Warga

Dari unggahan itu warganet pun ikut memberikan komentar. Mereka memberikan dukungan dan kritikan. 

"Nyindir bupati Banjarnegara apa pak??nek cara aku tah ngomong langsung bae,bila perlu di mention/tag wonge,dadi ora Kaya emak² sing bisane ngrasani ng mburi,tapi ora wani ngomong langsung," tulis @anggit.setiawan85

"Lahhh ada apa dengan kami ??? Di sini kami hidup nyaman2 aja," tulis @banjarnegara_millenial

"Banjarnegara kan emang dari awal gak peduli sama virus ini jadi yaaaa... Sekarang memanen hasil gak pedulinya," tulis @tyoibiza

Kontroversi Bupati Banjarnegara

Baca Juga:Satgas: Kasus Covid-19 di Provinsi Non Jawa-Bali Naik 61,8 Persen Dalam Sepekan

Bupati Banjarnegara Jawa Tengah, Budhi Sarwono selalu memberikan pernyataan kontroversi soal Pandemi Covid-19. 

Pernyataan kontroversi Bupati Banjarnegara pun menjadi perbincangan publik. Dari membiarkan warganya menggelar hajatan hingga menyebut Covid-19 hanyalah akal-akalan rumah sakit meraup keuntungan. 

Berikut pernyataan kontroversi Bupati Banjarnegara: 

1. Menuding rumah sakit meraup keuntungan 

Bupati Banjarnegara menuding Rumah Sakit menggunakan covid-19 utuk berbisnis. Hal itu disampaikan oleh Budhi dalam video yang berdurasi 3 menit 8 detik.

Budhi menyebut bahwa rumah sakit mempunyai kepentingan sendiri demi meraup untung dengan memanfaatkan situasi pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak