alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terpapar Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Brebes Meninggal Dunia

Ronald Seger Prabowo Selasa, 13 Juli 2021 | 08:44 WIB

Terpapar Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Brebes Meninggal Dunia
Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Sartono meninggal, Senin (12/7/2021) malam setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit karena positif Covid-19. [Suara.com F Firdaus]

Sartono sudah dirawat di ruang ICU RSUD Brebes sejak Kamis (8/7/2021) malam setelah dinyatakan terpapar Covid-19.

SuaraJawaTengah.id - ‎Kabar duka datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes. Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Sartono meninggal, Senin (12/7/2021) malam setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit karena positif Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Brebes sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Imam Budi Santoso membenarkan saat dikonfirmasi perihal meninggalnya Sartono.

"Betul. Beliau meninggal pukul 19.12 WIB di RSUD Brebes," kata Imam melalui telepon, Senin (12/7/2021).

Menurut Imam, Sartono sudah dirawat di ruang ICU RSUD Brebes sejak Kamis (8/7/2021) malam ‎setelah dinyatakan terpapar Covid-19.  

Baca Juga: Indra Penciuman Kembali Normal di Hari ke-14 Isoman, Tyas Mirasih Nangis

‎Sartono yang merupakan seorang dokter juga diketahui memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Informasi dari pak dokter yang merawat memang beliau ada penyakit penyerta‎," ungkapnya.

Berdasarkan pesan berantai yang beredar di kalangan wartawan, Sartono sempat membutuhkan donor plasma konvasalen.  Namun upaya penyembuhan yang sudah ditempuh itu tak mampu menolong dan kondisinya terus memburuk.

"Kondisi sejak masuk rumah sakit memang sudah menurun. Ada perbaikan kemudian menurun terus sampai tadi Maghrib," ujar Imam.

Menurut Imam, Sartono akan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa ‎Wangandalam, Kecamatan Brebes. 

Baca Juga: Rekor Lagi, Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 40.417 Sehari, Total Jadi 2.567.630 Orang

Karena kondisinya positif Covid-19, proses pemulasaran hingga pemakaman akan dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait