Keren! Seniman Asal Demak, Lukis Soekarno dan KH Maimoen Zoebair dengan Pelepah Pisang

Seniman asal Demak ini memanfaatkan pelepah pisang untuk membuat lukisan yang indah dan menarik

Budi Arista Romadhoni
Senin, 26 Juli 2021 | 09:10 WIB
Keren! Seniman Asal Demak, Lukis Soekarno dan KH Maimoen Zoebair dengan Pelepah Pisang
Contoh lukisan dari bahan pelepah pisang yang dibuat oleh Eko (Foto: Dok/Jatengnews.id)

“Jadi kalau yang saya pakai ini warnanya murni dari pelepah pisangnya, tidak saya buat dengan dikeringkan atau bagaimana. Warnanya bakal awet dan tidak berubah,” ujarnya.

Amunisi yang dipakai Eko untuk membuat lukisan pelepah pisang sendiri cukup sederhana. Hanya pelepah pisang, gunting, lem, dan triplek sebagai dasarnya.

“Jadi kalau proses pembuatannya saya pilih-pilih dulu pelepah pisang yang cocok. Satu hal yang penting untuk membuat detail wajah kan gelap terangnya. Setelah begitu saya buat gambar dasarnya di triplek, kemudian saya buat wajahnya itu ibarat membuat puzzle, jadi menyesuaikan bagaimana biar wajahnya itu sesuai dengan yang asli,” jelasnya.

Untuk saat ini, pangsa pasar pelanggan milik Eko sendiri masih belum terlalu luas. Pembeli masih baru dari sekitar Kabupaten Demak. Cara ia mempromosikan karya seni ciptaannya juga masih terbatas menggunakan akun Facebooknya saja.

Baca Juga:Terjaring Saat Operasi PPKM Darurat, Oknum PDAM Demak: Saya Tidak Percaya Covid-19

“Saya belum pakai marketplace seperti Shopee atau bagaimana, soalnya tidak tahu caranya,” katanya.

Dalam upaya mempromosikan karya seninya, Eko mengunggah juga ciptaannya di grup pecinta seni di Facebook. Satu unggahan milik Eko bisa disukai sampai delapan ribu orang dan banyak pesan masuk yang menanyakan harga lukisan pelepah pisang miliknya.

“Cuma memang terkadang itu sekadar bertanya, kemudian setelah tau harganya tidak memberi kabar lagi. Memang sudah biasa seperti itu,” ujarnya.

Untuk karya seni ciptaannya, Eko mematok harga mulai dari Rp150 ribu. Hal ini tergantung kerumitan dan dimensi dari lukisan yang ia buat. Lebih lanjut ia mengatakan proses pembuatan bisa mencapai dua hari karena ia buat di sela-sela waktu bekerja.

“Walaupun sudah tidak terlalu mahal begitu ya masih saja ada yang menawar cuma Rp50 ribu,” ungkapnya.

Baca Juga:Seniman Remy Sylado dan Masyarakat Adat Kinipan Raih Penghargaan Akademi Jakarta

Meski kali ini dirinya berfokus membuat karya seni lukisan pelepah pisang, Eko mengaku bisa membuat karya seni lain seperti kapal yang menggunakan bahan dasar batang es krim maupun lukisan dengan media yang lain.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini