Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'

Realisasi pajak Kudus Q1 2026 baru 21,48% dari target Rp335,6 M. BPPKAD optimistis mencapai target lewat penagihan intensif dan optimalisasi tapping box di sektor usaha.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 16 April 2026 | 11:41 WIB
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
Ilustrasi Pajak di Kudus. (dok istimewa)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Kudus mencatatkan realisasi pajak triwulan pertama tahun 2026 sebesar Rp72,08 miliar atau 21,48 persen dari target.
  • Capaian pajak yang belum memenuhi target proporsional 25 persen ini menuntut kerja ekstra pemerintah selama sembilan bulan ke depan.
  • BPPKAD Kudus akan mengoptimalkan penagihan intensif dan penggunaan alat pemantau transaksi guna mencegah kebocoran pendapatan daerah tahun ini.

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Kudus dihadapkan pada pekerjaan rumah besar setelah realisasi penerimaan pajak daerah pada triwulan pertama tahun 2026 menunjukkan start yang lebih lambat dari yang diharapkan.

Meski berhasil mengumpulkan Rp72,08 miliar, angka ini baru setara 21,48 persen dari target raksasa yang dipatok sebesar Rp335,6 miliar untuk tahun ini.

Secara matematis, capaian tersebut masih berada di bawah target proporsional triwulanan yang idealnya menyentuh angka 25 persen. Hal ini menjadi sinyal "lampu kuning" bahwa Pemkab harus bekerja ekstra keras dalam sembilan bulan ke depan untuk mengejar sisa target yang mencapai Rp263,52 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, tetap menunjukkan nada optimistis.

Baca Juga:Bukan Sekadar Komoditas, Sarif Abdillah Dorong Perhatian Serius untuk Petani Bawang Putih di Jateng

Ia meyakini target ambisius tersebut dapat tercapai, berkaca pada kesuksesan tahun sebelumnya.

"Kami optimistis bisa meraih target penerimaan pajak, karena pengalaman tahun sebelumnya juga bisa terealisasi," ujar Djati Solechah dikutip dari ANTARA di Kudus, Kamis (16/4/2026).

Sebagai catatan, pada tahun 2025, realisasi pajak memang melampaui target, mencapai Rp328,61 miliar atau 100,67 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp326,43 miliar.

Namun, tantangan tahun ini lebih berat. Selain nilai target yang dinaikkan, data triwulan pertama menunjukkan ketergantungan yang sangat tinggi pada beberapa sektor saja.

Tiga pos menjadi tulang punggung utama, yakni Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang menyumbang Rp25,25 miliar, opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp17,45 miliar, dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang mencapai Rp14,11 miliar.

Baca Juga:Ahmad Luthfi Ancam Sikat Mafia LPG di Jateng, Pengusaha Nakal Jangan Harap Bisa Lari!

Ilustrasi kenaikan pajak kendaraan di Jateng (Gemini AI)
Ilustrasi pajak kendaraan di Jateng (Gemini AI)

Meskipun tiga sektor ini menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan realisasi di atas 20 persen, sektor-sektor lain tampaknya masih perlu digenjot lebih keras untuk menopang penerimaan secara keseluruhan.

Berdasarkan pengalaman tahun 2025, setidaknya ada dua pos penerimaan yang menjadi titik lemah dan tidak mencapai target, yaitu opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak sarang burung walet.

Untuk mengatasi potensi ketertinggalan ini, BPPKAD Kudus mengaku akan terus melanjutkan sejumlah strategi.

Selain melakukan penagihan intensif kepada wajib pajak yang menunggak, optimalisasi "tapping box" atau alat pemantau transaksi di berbagai tempat usaha juga akan menjadi andalan untuk mencegah kebocoran potensi pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini