Tak jauh berbeda dengan Olimpiade sebelumnya, satu-satunya ganda putri Indonesia Liliyana Natsir/Vita Marissa juga kandas di babak pertama Olimpiade Beijing 2008. Waktu itu, mereka kembali ditumbangkan pasangan China Yang Wei/Zhang Jiewen.
Jatuh bangun Greysia Polii
Ganda putri bulu tangkis Indonesia memiliki harapan baru dengan hadirnya Greysia Polii. Dalam ajang Olimpiade 2012 yang digelar di London, pemain berusia 25 tahun itu dipasangkan dengan Meiliana Jauhari dan masuk dalam grup C bersama Korea Selatan, Australia dan Afrika Selatan.
Namun tak disangka, nasib buruk menimpa tim Garuda yang terpaksa didiskualifikasi bersama dengan tiga wakil dari negara lain karena dugaan pengaturan pertandingan.
Baca Juga:Belinda Bencic Raih Emas Tenis Tunggal Putri Olimpiade Tokyo
Wasit menduga pemeringkat pertama grup A Jung Kyung-eun/Kim Ha-na asal Korea Selatan sengaja bermain tidak maksimal dan cenderung mengalah saat berhadapan dengan runner-up asal China Wang Xiaoli/Yu Yang pada laga terakhir penyisihan grup.
Menurut pengakuan pelatih kepala tim Korea Selatan Sung Han-Kook, hal tersebut sengaja dilakukan karena mereka tidak ingin bertemu dengan sesama wakil Korea Selatan, yaitu Ha Jung-eun/Kim Min-jung, pada babak selanjutnya.
Ha/Kim saat itu juga tengah bertanding melawan Greysia/Meiliana, dan memetik kemenangan rubber game. Namun keduanya diduga terlibat dalam skandal tersebut.
Atas kejadian itu, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memutuskan untuk mendiskualifikasi keempat ganda putri tersebut dari ajang Olimpiade London 2012 dan sekaligus mengubah aturan main.
Jika sebelumnya lawan sudah bisa diketahui sejak penyisihan terakhir, maka kini para pemenang dan runner-up dari tiap-tiap grup akan diundi, sehingga mereka tidak bisa mengetahui siapa yang akan mereka hadapi pada babak selanjutnya.
Baca Juga:Olimpiade Tokyo: Mundur dari Ganda Campuran, Djokovic Pulang Tanpa Medali
“Saya yakin banyak atlet yang sudah melalui berbagai macam kesulitan dan mengalami momen-momen tak terlupakan. Bagi saya, Olimpiade London mengajarkan saya untuk tidak pernah menyerah pada impian Anda, dan saya berusaha mempraktekkannya setiap hari,” kata Greysia dikutip dari laman BWF.