Ketika Seniman Bicara Soal Pantura: Semarang akan Hilang dari Peta

Seniman turut mengkritisi soal turunnya permukaan tanah di Kota Semarang, mereka pun membuat karya lukisan dengan judul "Semarang akan Hilang dari Peta"

Budi Arista Romadhoni
Senin, 13 September 2021 | 14:32 WIB
Ketika Seniman Bicara Soal Pantura: Semarang akan Hilang dari Peta
Andreas ketika menjelaskan makna dari lukisannya yang bertema "Semarang Akan Hilang dari Peta" (suara.com/Dafi Yusuf)

"Yang kedua yaitu banjir rob yang terjadi akibat aliran dari air pasang atau aliran balik dari saluran drainase akibat terhambat oleh air pasang," ujarnya.

Beberapa penyebab amblesan tanah selain pemanfaatan air tanah berlebihan adalah pembebanan bangunan, kompaksi (pemadatan) tanah aluvial, aktivitas tektonik.

Selain itu, pengerukan berkala yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Emas juga membuat sedimen di bawah Kota Semarang bergerak ke arah laut.

"Penyedotan air tanah berlebihan biasanya menyebabkan terjadi amblesan tanah dalam skala luas sedangkan pembebanan bangunan menyebabkan amblesan yang lebih lokal," katanya.

Baca Juga:Parah! Onani Sambil Ngintip Mandi, Oknum Dokter Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman

Beberapa daerah yang masih memakai air tanah di Semarang yaitu, Pandean Lamper, Siwalan, Sambirejo, Kangtempel, Rejosari, Lamper Lor, Lamper Kidul dan Lamper Tengah.

Menanggapi hal itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, persoalan penurunan muka tanah sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 1980-an. Untuk itu, dia menghimbau agar masyarakat tak usah panik.

"Persoalan penurunan permukaan tanah ini memang sudah terjadi kisaran tahun 1980-an," jelasnya beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, permasalahan land subsidence sudah terjadi sejak 40 tahun yang lalu. Sampai saat ini Pemerintah Kota Semarang sudah menyiapkan beberapa opsi untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.

"Pemkot Semarang sudah siap siaga mengatasi itu," ujarnya.

Baca Juga:Tahan Imbang Persija, Jargon 'Si Jago Becek' Masih Melekat untuk PSIS Semarang

Pompanisasi merupakan sala satu cara yang dilakukan oleh Pemkot Semarang untuk mengantisipasi banjir yang disebabkan land subsidence. Permasalahan penurunan muka tanah mengakibatkan beberapa lokasi lebih rendah dibanding permukaan laut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini