facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dicari Saat Pandemi, Ini Mitos Tentang Keaslian Madu

Budi Arista Romadhoni Rabu, 22 September 2021 | 07:36 WIB

Dicari Saat Pandemi, Ini Mitos Tentang Keaslian Madu
Ilustrasi Madu. Tentang keaslian madu, sebagian orang memiliki pemahaman yang berbeda, namun hal ternyata banyak yang salah kaprah (fancycrave1)

Tentang keaslian madu, sebagian orang memiliki pemahaman yang berbeda, namun hal ternyata banyak yang salah kaprah

Umumnya semut menyukai madu, bahkan sejak masih berbentuk nektar yang baru keluar dari ujung tanaman. Saking menyukainya, lebah dan semut sering berebut untuk mengambil nektar. Meskipun begitu, ada beberapa kondisi madu yang tidak disukai oleh semut, salah satunya madu yang belum cukup umur.

Madu yang belum cukup umur akan mengakibatkan terjadinya fermentasi yang mana akan menghasilkan karbon dioksida yang tidak disukai semut. Kesimpulannya, semut akan menyukai madu yang sudah cukup umur panen dan tidak menyukai madu yang mengalami fermentasi, ujar Dewi.

Madu mengkristal itu madu palsu

Kristalisasi madu sering salah diartikan masyarakat sebagai pemalsuan madu.

Baca Juga: Gagal Cantik, Outfit Bulan Madu Wanita Ini Malah Mengembang Mirip Balon

Padahal, kristalisasi atau penggumpalan madu merupakan hal lumrah yang terjadi secara alami dan spontan pada madu.

Madu yang mengalami kristalisasi tidak akan mengalami penurunan kualitas. Semua kandungannya akan tetap sama dan tidak berubah, kecuali warnanya.

Madu asli bisa meletup

Madu berasal dari cairan tanaman yang dikumpulkan oleh lebah. Secara alamiah, khamir yang berada di alam akan terbawa dalam madu. Khamir tidak akan aktif pada madu yang memiliki masa panen cukup panjang.

Sebaliknya, khamir akan aktif dan melakukan proses fermentasi pada madu yang dipanen muda. Hasil samping dari fermentasi ini adalah CO2 (karbon dioksida) yang berbentuk gas. Secara alami gas ini akan menguap di udara.

Baca Juga: Ngakak! Gagal Cantik saat Bulan Madu, Outfit Wanita Ini Malah Berubah Mirip Balon

Namun, gas akan terakumulasi dan menghasilkan letupan saat berada di botol yang tertutup sangat rapat. Dengan begitu, keaslian madu tidak bisa diukur dari meletup atau tidaknya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait