Buang Jasad Sejoli di Jateng, Kolonel P Sempat tak Mangakui Lakukan Tabrak Lari

seorang anggota TNI AD terlibat kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Ia adalah Kolonel P yang membuang dua jasad misterius di Jateng

Budi Arista Romadhoni
Senin, 27 Desember 2021 | 09:36 WIB
Buang Jasad Sejoli di Jateng, Kolonel P Sempat tak Mangakui Lakukan Tabrak Lari
Petugas memindahkan Jasad Handi Harisaputra, korban kecelakaan lalulintas di Jalan Nasional Nagreg, Kabupaten Bandung yang telah dikebumikan di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jateng, Sabtu (18/12/2021). [Dokumentasi Polresta Banyumas]

SuaraJawaTengah.id - Jasad misterius yang dibuang di Jawa Tengah akhirnya menemui titik terang. Pelakunya ternyata oknum TNI AD

Diketahui salah seorang anggota TNI AD terlibat kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Ia adalah Kolonel P. 

Oknum anggota TNI AD itu sempat tidak mengakui perbuatannya yang menewaskan dan membuang jasad sejoli remaja, Handi Saputra, dan Salsabila ke Sungai Serayu, di Jateng.

Menyadur dari Solopos.com, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII/Merdeka, Letkol Jhonson Sitorus, Kolonel P, sempat kembali ke kesatuannya di Korem 133/NWB Gorontalo, seusai kejadian tabrak lari itu, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga:Ganjar Lepas Ekspor Produk Unggulan Jateng ke Berbagai Negara, Nilai Totalnya Rp343 Miliar

Namun, Kolonel P yang bertugas sebagai Kasi Intel Korem 133/NWB itu tidak melaporkan kejadian tersebut ke Komandan Satuan (Dansat), dalam hal ini Danrem 133/NWB.

“Kolonel Infanteri P ini setelah kejadian kembali ke Korem 133/NWB pada 12 Desember 2021 pukul 17.15 WIB, mendarat di Bandara Djalaludin Gorontalo. Tapi yang bersangkutan tidak melaporkan kejadian ini kepada dansatnya, dalam hal ini Danrem 133/NWB,” tutur Jhonson, saat menggelar jumpa pers, Sabtu (25/12/2021).

Namun setelah pengusutan dilakukan di Jawa Barat dan Danrem 133/NWB mendapatkan informasi, Danpomdam XIII/Merdeka, Kolonel Cpm R. Tri Cahyo, juga mendapat informasi, maka Danrem 133/NWB berkoordinasi dengan Danpomdam XIII/Merdeka untuk mengamankan Kolonel P.

“Yang bersangkutan diamankan di Kantor Korem 133/NWB. Dan setelah diamankan, yang bersangkutan langsung mengakui kejadian tersebut dan mengakui salah,” kata Kapendam.

Motif

Baca Juga:Polda Jateng Antisipasi Lonjakan Pemudik, Datakan Setiap Pendatang Masuk

Kapendam mengaku belum mengetahui secara pasti motif Kolonel P hingga tega membuat jasad sepasang remaja korban tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung itu. Ia mengatakan motif Kolonel P hingga saat ini masih didalami Pomdam XIII/Merdeka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini