facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fenomena Embun Es Dieng Jarang Terjadi Saat Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Budi Arista Romadhoni Selasa, 04 Januari 2022 | 13:41 WIB

Fenomena Embun Es Dieng Jarang Terjadi Saat Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi - Fenomena embun upas di objek wisata Dieng, Banjarnegara [ANTARA/HO-Pemkab Banjarnegara]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat anomali cuaca menjadi pemicu munculnya fenomena embun upas di dataran tinggi Dieng saat musim hujan

SuaraJawaTengah.id - Fenomena embun es upas kembali terjadi di dataran tinggi dieng Kabupaten Banjarnegara. Namunn demikian fenomena alam tersebut jarang terjadi saat musim hujan. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat anomali cuaca menjadi pemicu munculnya fenomena embun upas di dataran tinggi Dieng di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara, saat musim hujan.

"Fenomena embun upas pada umumnya terjadi saat puncak kemarau pada periode Juni sampai Agustus," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Sutikno dikutip dari ANTARA di Semarang, Selasa (4/1/2022).

Dia menjelaskan massa udara saat musim hujan pada umumnya lembab dan basah, serta dipengaruhi Monsym Asia yang cukup besar.

Baca Juga: Wow ! Embun Es Pertama Tahun 2022 Muncul di Dataran Tinggi Dieng

Berdasarkan data Automatic Weather Station (AWS) yang terpasang di Kawasan Candi Arjuna di Dieng, kata dia, kondisi cuaca di sekitar dataran tinggi itu sejak awal 2022 memang didominasi dengan kondisi cerah berawan dengan pemanasan yang cukup maksimal.

"Curah hujan rendah dengan perbedaan kelembapan udara yang signifikan antara siang dan malam hari," katanya.

Ia menjelaskan wilayah dengan vegetasi yang bagus serta tutupan tanaman rendah memiliki potensi besar terjadi embun upas.

Ia menambahkan cuaca cerah berawan mendominasi sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk kawasan dataran tinggi Dieng.

Dinamika atmosfer di sekitar dataran tinggi Dieng pada periode 1 hingga 4 Januari 2022 mendukung terjadinya embun upas karena hampir serupa dengan musim kemarau.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 4 Januari: Umumnya Cerah Berawan

"Dengan dinamika atmosfer seperti ini, potensi terjadinya kabut yang bisa meningkat menjadi embun upas sangat besar terjadi," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait