Waspada! Tawarkan Hadiah Menarik, Ini Ciri-ciri Penipuan Online

Penawaran yang dilakukan secara daring atau online terkadang malah menjebak masyarakat, penipuan online bisa terjadi

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 09 Januari 2022 | 07:25 WIB
Waspada! Tawarkan Hadiah Menarik, Ini Ciri-ciri Penipuan Online
Ilustrasi telpon. Penawaran yang dilakukan secara daring atau online terkadang malah menjebak masyarakat, penipuan online bisa terjadi. (Unsplash/ Gilles Lambert)
Ilustrasi jam alarm. (pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi waktu. (pixabay/Free-Photos)

Penjahat mengeksploitasi perasaan korban dengan sengaja memberikan tenggat waktu yang singkat agar korban, yang sudah terbawa emosi, terburu-buru mengikuti instruksi tersebut.

Salah satu contoh, korban hanya memiliki waktu beberapa menit untuk mengklaim hadiah.

3. Desain amatir

Ilustrasi ponsel. (unsplash)
Ilustrasi ponsel. (unsplash)

Ketika mendapatkan pesan dari orang lain, baca baik-baik untuk menilai apakah berisi penipuan atau tidak. Pesan penipuan seringkali salah eja, mengganti huruf dengan nomor untuk mengelabui penyaring spam.

Baca Juga:Namanya Dicatut Orang Buat Penipuan, Ikmal Tobing Tempuh Jalur Hukum

4. Mencari basis data

Sejumlah orang sedang menggunakan telepon seluler pintar. [Shutterstock]
Sejumlah orang sedang menggunakan telepon seluler pintar. [Shutterstock]

Penipu sering mengadakan survei atau meminta korban mengisi formulir dengan dalih urusan administrasi untuk mendapatkan hadiah. Korban juga diminta untuk membaca ulasan palsu, yang diklaim sebagai pemenang sebelumnya dari program tersebut.

Beberapa penipuan terindikasi melibatkan bot untuk menyamar sebagai pengacara atau konsultan demi meyakinkan korban. Kaspersky menyarankan pengguna internet untuk waspada jika sebuah formulir terlalu banyak meminta data yang tidak relevan.

5. Meminta biaya di awal

Ilustrasi uang rupiah (pixabay.com/EmAji)
Ilustrasi uang rupiah (pixabay.com/EmAji)

Trik favorit para penjahat adalah meminta biaya di awal dengan alasan pendaftaran atau verifikasi. Jika tidak membayar, penipu bersikeras korban tidak bisa mendapatkan hadiah.

Baca Juga:Gagalkan Aksi Penipuan Online, Karyawan Alfamart Dapat Voucer Belanja

Ada kalanya biaya yang diminta tidak besar, namun, tetap berbahaya apalagi jika sampai meminta data penting seperti nomor kartu perbankan. Pada akhirnya, hadiah yang dijanjikan tidak pernah ada, namun, korban bisa kehilangan uang lebih banyak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini