Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak positif bagi petani di Boyolali dengan menjaga stabilitas harga komoditas sayuran serta meningkatkan kesejahteraan petani daerah.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 20 April 2026 | 19:31 WIB
Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut
Karisudin, petani asal Dusun Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali terbukti menjaga stabilitas harga berbagai komoditas sayuran milik petani lokal.
  • Petani mulai menyesuaikan pola tanam agar hasil panen selaras dengan kebutuhan bahan pangan program tersebut.
  • Pemerintah diharapkan terus mempertahankan program ini demi menjaga keberlanjutan harga dan kesejahteraan petani di daerah.

SuaraJawaTengah.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga mulai berdampak pada petani di daerah.

Di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, petani mengakui harga sejumlah komoditas sayuran menjadi lebih stabil sejak program MBG bergulir.

Karisudin, petani asal Dusun Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, mengatakan dirinya menanam berbagai jenis komoditas sayur, mulai dari bawang merah hingga cabe.

“Sayuran seperti selada, sawi dan kubis. Dan juga yang saya tanam saat ini adalah cabe,” katanya saat ditemui di ladang miliknya, Senin (20/4/2026).

Baca Juga:Dari Kebun ke Dapur, Petani Sayur Boyolali Temukan Harapan Baru Lewat MBG

Ia menjelaskan, cabe merupakan komoditas dengan hasil panen cukup besar dalam sekali petik, meski pemasarannya masih mengandalkan pasar tradisional.

“Sekitar satu kuintalan. Untuk pemasaran kita masih ke pasar tradisional, seperti pasar sayur di Cepoko dan Bandungan,” ungkap petani sayur-mayur ini.

Menurut Karis, keberadaan program MBG memberikan dampak berbeda pada setiap komoditas. Bawang merah menjadi salah satu yang paling merasakan manfaat karena harganya lebih stabil.

“Tapi untuk cabe mungkin karena MBG tidak memerlukan cabe begitu banyak, jadi harganya masih fluktuatif, naik turun seperti itu,” jelasnya.

Dengan adanya pola ini, kata Karis, petani mulai menyesuaikan pola tanam dengan kebutuhan program MBG agar mendapatkan harga yang lebih pasti dan pendapatan yang lebih jelas.

Baca Juga:Dari Sasak Rapuh ke Jembatan Kokoh Garuda, Akses Warga Pilangrejo Boyolali Kembali Lancar

“Untuk peningkatan panen mungkin lebih banyak menanam yang komoditas yang dibutuhkan untuk MBG, karena harganya yang lumayan stabil. Jadi untuk harganya tetap, pasti ada kenaikan dengan komoditas yang semakin banyak,” urainya.

Karis berharap program MBG tetap konsisten menyerap hasil pertanian, khususnya sayuran, agar harga di tingkat petani tidak kembali tertekan.

“Untuk program MBG mungkin ada dampak tersendiri bagi petani, jika tidak membutuhkan sayur mayur dari petani lagi. Mungkin harga akan terhambat lagi. Mungkin (program MBG) dipertahankan aja, apalagi untuk komoditas sayur sayuran dipertahankan diprioritaskan di dapur-dapur MBG,” paparnya.

Karis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas program MBG yang dinilai membantu meningkatkan harga hasil pertanian.

“Terima kasih untuk Pak Prabowo karena program MBG yang dijalankan saat ini membuat harga sayur mayur di petani lebih naik dari biasanya. Semoga ke depannya MBG tetap lancar dan lanjut terus tetapi tetap perhitungkan harga-harga di petani,” ujarnya.

Pengakuan petani ini menjadi gambaran bahwa program MBG tidak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mulai memberi dampak nyata terhadap stabilitas harga serta kesejahteraan petani di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak